Showing posts with label Berita-jawa-timur. Show all posts
Showing posts with label Berita-jawa-timur. Show all posts

Friday, September 20, 2019

Roadshow Komisi Pemberantasan Korupsi Di Ponorogo Disambut Demo Mahasiswa

Roadshow KPK di Ponorogo Disambut Demo MahasiswaFoto: Charolin Pebrianti

Ponorogo -Roadshow KPK disambut demo puluhan massa mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan kantor DPRD Ponorogo, Jumat (20/9/2019).

Mereka menyuarakan adanya informasi radikalisme di badan KPK. Mereka khawatir kalau forum negara disusupi radikalisme dapat merusak gambaran baik di mata masyarakat.

Korlap Aksi, Hanif Munawirullah menyampaikan pihaknya ingin menyatakan perilaku bersama seluruh elemen bangsa ini harus bahu-membahu memberantas korupsi.

"Jangan hingga KPK itu dijadikan alat politik pun juga dengan informasi radikalisme jangan hingga masuk kesana, kita butuh komitmen," tutur Hanif di tengah aksi.


Pantauan detikcom, massa yang melaksanakan agresi lokasinya berdekatan dengan pembukaan roadshow bus KPK. Massa lalu ditemui oleh Penasehat Hukum KPK Muhammad Tsani Annafari.

"Kami punya SOP ada hukum mainnya, kalau yang radikal-radikal itu tidak ada di KPK, silahkan tiba ke KPK," terperinci Tsani.

Menurutnya, KPK merupakan forum negara yang bersikap keras kepada korupsi. Jika ada fitnah-fitnah gambar silakan dibuktikan.

"Lihat gambarnya tangkap itu, nama-namanya kan ada di situ semua, ini forum negara kok, jadi sesederhana itu," tandas dia.


Adanya roadshow ini sebagai bukti biar KPK dapat lebih mendekat dan dapat mendengar saran masyarakat. Ada tenda pengaduan masyarakat juga.

"Sana itu dapat mengadukan orang KPK boleh, orang yang ngaku-ngaku KPK boleh, kami terbuka. Juga masyarakat jangan gampang terbujuk oleh fitnah," pungkas dia.


Simak Video "Temui Sekjen DPR, Mahasiswa Pendemo Dijanjikan Audiensi dengan Dewan"

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com
Read More

Monday, September 16, 2019

Ini Formasi Harta Fuad Amin Yang Disita Negara

Ini Deretan Harta Fuad Amin yang Disita NegaraFoto: Rengga Sancaya/detikcom

Surabaya -Eks Bupati Bangkalan Fuad Amin meninggal dunia Senin (16/9) sore di RS Graha Amerta RSU dr Soetomo, Surabaya. Terpidana KPK APBD Bangkalan ini mempunyai harta senilai Rp 414 miliar. Terdiri apa saja harta-harta Fuad Amin?

Beberapa harta hasil korupsi Fuad Amin telah dilelang. Ada beberapa rumah mewah, apartemen, sampai kendaraan beroda empat yang disebut nilainya mencapai Rp 414 miliar. Lalu, berapa honor Fuad sampai hartanya mencapai Rp 414 miliar?

Bendahara Pemkab Bangkalan Edi Mulyono sebagaimana dikutip dari putusan Mahkamah Agung, Senin (25/9/2017), menyebut daftar honor Fuad Amin rata-rata mulai Rp 52,68 juta sampai Rp 80 juta dalam setahun.


Selain itu, Fuad Amin mendapat honor dengan nilai mulai Rp 130 juta sampai Rp 552 juta untuk setiap tahun selama menjabat. Ditambah dengan aksesori upah pungut PBB sepanjang 2003-2013, total penghasilan sebagai Bupati Bangkalan selama satu dasawarsa sebesar Rp 4,8 miliar.

Namun Fuad Amin mengaku mendapat warisan sekitar Rp 14 miliar. Dia juga mempunyai bisnis besi bekas, bisnis kayu sengon, sampai bisnis umrah. Tapi KPK tidak percaya begitu saja dan meminta pembuktian dari Fuad Amin. Ternyata Fuad Amin tidak sanggup mengambarkan secara sah seluruh asal-usul hartanya sehingga Mahkamah Agung merampas seluruh aset Fuad Amin.


Berikut ratusan harta Fuad Amin yang dirampas untuk negara sebagaimana dikutip dari putusan MA:

TANAH DAN ELEKTRONIK

1. Sebidang tanah dengan luas tanah 11.755 m² yang terletak di Kelurahan Mlajah. Selain itu, turut disita juga hasil yang didapat dari operasional sewa Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
2. Sebidang tanah dan bangunan seluas 930 m² di Desa Pemecutan Klod Kecamatan Denpasar Barat
3. Sebanyak 41 unit air conditioner ukuran 1/2 PK.
4. Sebanyak 37 televisi.
5. Sebanyak 40 unit televisi.
6. Satu unit LCD.
7. Sebanyak 40 unit springbed ukuran double bed.
8. Sebanyak 39 unit Big Land.
9. Satu unit daerah tidur kayu ukuran double bed berwarna cokelat tua.
10. Sebanyak 4 tandon kapasitas 1.500 liter berwarna krom dalam kondisi berfungsi baik.
11. Satu unit pemanas air (water heater) dalam kondisi berfungsi dengan baik;
12. Satu unit printer.
13. Satu filling cabinet.
14. Satu set CCTV.
15. Tanah dan bangunan yang terletak di Kompleks Perumahan Graha Famili Kelurahan Pradah Kali Kendal, Dukuh Pakis, Kota Surabaya.
16. Tanah dan bangunan di Jalan Wiyung Permai Barat IV, Blok A-II / 57.
17. Tanah dan bangunan di Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Lakarsantri Blok B-2
18. Tanah di Kecamatan Mulyorejo, Kelurahan Manyar-Sabrangan, Kota Surabaya.
19. Tanah dan bangunan di Kelurahan Demangan Kecamatan Bangkalan Madura.
20. Sebidang tanah di Perumahan Casa Grande Kav. 354 Kelurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

21. Sebidang tanah dengan luas tanah 10.165 m2 di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan
22. Tanah dan bangunan pada Kav. AAL-078, Cluster Villa Bukit Indah, Kabupaten Bangkalan
23. Sebidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 2.345 m2 di Jalan Cipinang Cempedak II Nomor 25A RT 011/06, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
24. Sebidang tanah dengan luas tanah 3.582 m2 di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
25. Sebidang tanah dengan luas tanah 1.038 m2 yang terletak di Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
26. Sebidang tanah dengan luas tanah 18.466 m2 yang terletak di Kelurahan Mlajah, Kecamatan Bangkalan.
27. Sebidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 68 m2 di Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
28. Sebidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 794 m2 di Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jaksel.
29. Sebidang tanah dengan luas tanah 201 m2 yang terletak di Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara.
30. Sebidang tanah dengan luas tanah 112 m2 di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jaktim.

31. Sebidang tanah dengan luas tanah 49 m2 di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jaktim.
32. Sebidang tanah dengan luas tanah 115 m2 di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jaktim.
33. Sebidang tanah dengan luas tanah 177 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat
Jati, Jaktim.
34. Sebidang tanah dengan luas tanah 400 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.
35. Sebidang tanah dengan luas tanah 1216 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.
36. Sebidang tanah dengan luas tanah 1249 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.
37. Sebidang tanah dengan luas tanah 19 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.
38. Sebidang tanah dengan luas tanah 983 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.
39. Sebidang tanah dengan luas tanah 288 m2 beserta bangunan yang berdiri di atasnya yang terletak di Desa / Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
40. Sebidang tanah dengan luas tanah 286 m2 beserta bangunan yang berdiri di atasnya yang terletak di Desa / Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

41. Sebidang tanah dengan luas tanah 947 m2 yang terletak di Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Bangkalan.
42. Satu unit bangunan Rumah berikut tanahnya yang terletak di Komplek Perumahan Graha Famili Tipe Akasia Kav.W-007 Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung Kota Surabaya.
43. Sebidang tanah dengan luas tanah 5702 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
44. Sebidang tanah dengan luas tanah 503 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten
Bangkalan.
45. Sebidang tanah dengan luas tanah 1738 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
46. Sebidang tanah dengan luas tanah 2764 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
47. Sebidang tanah dengan luas tanah 2693 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
48. Sebidang tanah dengan luas tanah 2614 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
49. Sebidang tanah dengan luas tanah 1259 m2 yang terletak di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.
50. Sebidang tanah dengan luas tanah 3010 m2 yang terletak di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.

51. Sebidang tanah dengan luas tanah 5333 m2 yang terletak di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.
52. Sebidang tanah dengan luas tanah 2269 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
53. Sebidang tanah dengan luas tanah 2978m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
54. Sebidang tanah dengan luas tanah 2095 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
55. Sebidang tanah dengan luas tanah 1539 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
56. Sebidang tanah dengan luas tanah 3245 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
57. Sebidang tanah dengan luas tanah 1663 m2 yang terletak di Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
58. Sebidang tanah dengan luas tanah 1725 m2 yang terletak di Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
58. Sebidang tanah dengan luas tanah 15.740 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
60. Sebidang tanah dengan luas tanah 10.000 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

61. Sebidang tanah dengan luas tanah 190 m2 yang terletak di Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
62. Sebidang tanah dengan luas tanah 664 m2 yang terletak di Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
63. Sebidang tanah dengan luas tanah 2472 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Pangpong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
64. Sebidang tanah dengan luas tanah 1875 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Bangkalan.
65. Sebidang tanah dengan luas tanah 8.480 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
66. Sebidang tanah dengan luas tanah 1566 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
67. Sebidang tanah dengan luas tanah748 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
68. Sebidang tanah dengan luas tanah 7251 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
69. Sebidang tanah dengan luas tanah 1704 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
70. Sebidang tanah dengan luas tanah 3057 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

Baca juga: Detik-detik Eks Bupati Bangkalan Fuad Amin Embuskan Napas Terakhir

71. Sebidang tanah dengan luas tanah 739 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
72. Sebidang tanah dengan luas tanah 3764 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
73. Sebidang tanah dengan luas tanah 1652 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
74. Sebidang tanah dengan luas tanah 6059 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan
75. Sebidang tanah dengan luas tanah 46 m2 di Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya
76. Sebidang tanah dengan luas tanah 399 m2 yang terletak di Perumahan Kubu Pratama Indah Jalan Imam Bonjol Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Denpasar.
77. Sebidang tanah dengan luas tanah 430 m2 yang terletak di Perumahan Kubu Pratama Indah Jalan Imam
Bonjol Desa Pemecutan Klod, Denpasar.
78. Sebidang tanah dengan luas tanah 56 m2 yang terletak di Kelurahan Dukuh Pakis Kecamatan Dukuh
Pakis, Kota Surabaya.
79. Sebidang tanah dengan luas tanah 5892 m2 beserta bangunan yang berdiri di atasnya yang terletak di Desa / Kelurahan Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
80. Sebidang tanah dengan luas tanah 14.170 m2 yang terletak di Kelurahan Mlajah,Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

81. Sebidang tanah dengan luas tanah 1.088 m2 yang terletak di Desa Sembilangan, Kecamatan Bangkalan.
82. Sebidang tanah dengan luas tanah 548 m2 yang terletak di Desa Mertajasah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

PROPERTI

82. Satu unit apartemen di Apartemen Sudirman Park, Tower Bougenville, lantai 32 Unit CC di Jalan KH Mas Mansyur, Jakpus.
83. Satu unit Apartemen Sudirman Park, Tower Amarilis Lantai 31, Nomor Unit CF di Jalan KH Mas Mansyur Kav. 35 Jakpus.
84. Satu unit bangunan Rumah Susun Sudirman Park Tower Bougenville Lantai 21 Unit BJ terletak di Jalan KH. Mas Mansyur Kav. 35 Jakpus.
85. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No.tower B, Lantai 03, No.Unit 01, yang terletak di Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya
86. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No.tower B, Lantai 03, No.Unit 07, yang terletak di Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya.
87. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No. Tower E, Lantai 12, No.Unit 02, yang terletak di Grande Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya.
88. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 2 Tower Gardena Lantai 03 Unit GA terletak di Jalan Tanjung Duren Raya, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat.
89. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 2 Jakarta Barat.
90. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 2 Tower Helliconia Lantai 31 Unit HM yang terletak di Jalan Tanjung Duren Raya, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat.

91. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 1 Tower Dahlia Lantai 17 Unit H/F yang terletak di Jalan Tanjung Duren.
92. Satu unit apartemen Tower Jasmine Lantai 21 Unit JE, Mediterania Garden Residences.
93. Satu unit Rumah Susun Condominium Regency Unit 1804, Surabaya.
94. Satu unit Rumah Susun / Apartemen Waterplace Residence di Jalan Pakuwon Indah Surabaya.
95. Satu unit Apartemen atau Rumah Susun di lantai 32 Blok Nomor BE Denpasar Residence, Kuningan City, Jaksel.
96. Satu unit Apartemen atau Rumah Susun Sahid Sudirman Residence, lantai 36, Unit Z, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Pusat
97. Dua unit Apartemen/Rumah Susun Ciputra World VIA dengan Nomor Unit 1203 dan 1205, Apartemen Ciputra World, Jaksel.

KENDARAAN

98. Satu unit kendaraan beroda empat Toyota Alphard
99. Satu unit kendaraan beroda empat Toyota Camry
100. Satu unit kendaraan beroda empat Suzuki Swift
101. Satu unit kendaraan beroda empat Toyota Kijang Innova berwarna abu-abu metalik
102. Satu unit motor Kawasaki Ninja.
103. Satu unit Honda Mobilio.
104. Satu unit kendaraan beroda empat brand Honda ODYSSEY.
105. Satu unit Hyundai H1
106. Satu unit Toyota Lancer.
107. Satu unit Alphard.
108. Satu unit Toyota Innova.
109. Satu Toyota Type Innova V XS43
110. Satu unit Honda Civic.
111. Satu unit Avanza Veloz.
112. Satu unit Toyota NAV1.

SURAT BERHARGA

113. Sebanyak 8,6 juta unit Reksa Dana.
114. Sebanyak 5 ribu unit Sukuk Negara Ritel Seri SR006.

UANG CASH DAN UANG CASH DARI REKENING YANG DIBLOKIR

114. Uang cash Rp 4,2 miliar.
115. Uang cash Rp 1,8 miliar.
116. Uang cash Rp 819 juta.
116. Uang cash Rp 73 juta.
117. Uang cash Rp 1,6 miliar.
118. Uang cash Rp 1,3 miliar.
119. Uang cash Rp 2 miliar.
120. Uang cash Rp 2,2 miliar.

121. Uang cash Rp 65 miliar
122. Uang cash Rp 10,1 miliar.
123. Uang cash Rp 4 miliar.
124. Uang cash Rp 20 miliar.
125. Uang cash Rp 5,9 miliar.
126. Uang Rp 7 miliar.
127. Uang Rp 1,1 miliar.
128. Uang Rp 15 miliar.
129. Uang Rp 3,4 miliar.
130. Uang Rp 843 juta.

131. Uang Rp 207 juta.
132. Uang Rp 5,1 miliar.
133. Uang Rp 722 juta.
134. Uang Rp 2 miliar.
135. Uang Rp 4 miliar.
136. Uang Rp 3,5 miliar.
137. Uang Rp 3,1 miliar.
138. Uang Rp 42 miliar.
139. Uang Rp 5,9 miliar.
140. Uang Rp 184 juta.


Simak Video "Eks Bupati Bangkalan Embuskan Napas Terakhir"

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com
Read More

Saturday, August 24, 2019

Penari Jaranan Jathilan 2019 Tampil Memukau Di Lereng Bromo

Penari Jaranan Jathilan 2019 Tampil Memukau di Lereng BromoFoto: M Rofiq

Probolinggo -Sebanyak 200 penari jaranan khas Jawa dari banyak sekali kawasan tampil dalam gelaran "Jathilan 2019', di areal perbukitan Gunung Bromo, Sabtu (24/8/2019)

Acara yang dihelat di panggung Amfiteather, Jiwa Jawa Resort, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, ini menjadi hiburan bagi wisatawan lokal dan mancangera.

Meski suhu dingin, namun antusiasme penonton cukup tinggi dalam menyaksikan Jathilan. Areal tribun penonton yang biasanya diisi para penikmat musik Jazz, namun kali ini malah diisi para pecinta Jathilan.

Camat Sukapura, Bambang Heriwahjudi mengatakan, ada sekitar 74 kesenian jaranan yang ditampilkan pada Jathilan kali ini. Mereka merupakan para pelajar Kecamatan Sukapura.

Selain itu, ada 124 akseptor lainnya berasal dari Kabupaten Temanggung dan Sleman. Menurut Bambang, rencananya pagelaran kesenian Jathilan akan digelar setiap bulan supaya kesenian, budaya Indonesia lebih dikenal dan go Internasional.


"Semoga adanya pagelaran Jathilan ini, kesenian jaranan khas Tengger Bromo, sanggup menjadi wadah pelestarian kesenian jaranan," terang Heriwahyudi.

Sementara Bupati Probolinggo, Puput Tanriana Sari berharap, adanya kesenian Jathilan sanggup meningkatkan kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo, serta mendukung promosi wisata Wonderful Indonesia.

Sehingga sanggup meningkatkan perekonomian Kabupaten Probolinggo, utamanya kesejahteraan warga Suku Tengger lereng Gunung Bromo.

"Semoga kesenian Jathilan, sanggup diagendakan setiap bulannya. Di mana nantinya, sanggup menunjang promo wisata pemerintah, dengan jargon Wonderful Indonesia" tegas Tantriana.

Secara terpisah Linggih Dwi, salah satu akseptor jaranan asal Yogyakarta mengaku, latihan sudah jauh-jauh hari dilakukan supaya sanggup tampil maksimal. Namun alasannya suhu di lereng Bromo cukup dingin, ia bersama rekannya perlu pembiasaan lagi.

"Latihan 3 ahad sebelum tampil di Jathilan Bromo, alasannya cuaca hirau taacuh tim perlu penyesuaian, namun sangat puas sanggup tampil maksimal di program ini,"ungkap Linggih.

Sumber detik.com
Read More

Monday, August 19, 2019

Copet Merajalela Di Stadion Kanjuruhan, Ini Langkah Panpel Arema

Copet Merajalela di Stadion Kanjuruhan, Ini Langkah Panpel AremaFoto: Muhammad Aminudin
Malang -Kericuhan yang terjadi di tribun ekonomi Stadion Kanjuruhan, belakangan diketahui sebab ulah copet. Panpel Arema mengultimatum copet sebagai musuh bersama. Strategi pengamanan dirancang dengan melibatkan polisi beserta dedengkot Aremania.

Panpel Arema FC Abdul Haris menyatakan dikala tabrak terakhir Arema FC menjamu Persebaya, beberapa suporter menjadi korban salah sasaran. Karena dianggap pencopet, padahal mereka yaitu korbannya.

"Seperti kejadian tabrak terakhir, salah satu suporter asal Tirtoyudo, jadi bulan-bulanan, sebab dianggap copet. Padahal, justru korban copet itu sendiri, sehabis diteriaki copet. Sempat dirawat di rumah sakit dan sekarang sudah pulang untuk menjalani rawat jalan," ujar Haris ditemui detikcom di kantornya, Senin (19/8/2019).

Haris mengungkapkan, pihaknya akan menggandeng abdnegara keamanan beserta Aremania, untuk meminimalisir kejadian serupa terulang kembali.

Sekaligus memperlihatkan keamanan dan kenyamanan bagi penonton dikala menyaksikan pertandingan di Stadion Kanjuruhan.

"Kita akan koordinasi dengan abdnegara keamanan dan juga rekan-rekan Aremania, untuk meminimalisir ruang gerak copet di tribun penonton. Agar dapat memperlihatkan safety dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung," tuturnya.


Bentuk pengamanan, lanjut Haris, tengah dirancang sebaik mungkin. Tentunya melangkah pada sistem pengamanan tertutup dan perlindungan dini di pintu masuk stadion.

"Mungkin sistemnya pam tertutup, dan juga memperketat penjagaan di pintu masuk. Copet beraksi dengan berkelompok antara 11 hingga 15 orang, biasanya mereka mulai melaksanakan agresi di pintu masuk," jelas Haris.

Dia menegaskan, kalau copet sekarang menjadi musuh bersama. Aksi mereka perlu diberantas, biar tak menghipnotis musim penonton tiba ke Kanjuruhan.

"Kita sudah sepakat, copet jadi musuh bersama. Aksi mereka harus diberantas dengan melibatkan abdnegara keamanan dan rekan-rekan Aremania," tandasnya.

Dikatakan, kericuhan terjadi di tribun penonton. Terkadang berawal dari ulah copet, sebagian besar penonton yang menjadi korban copet justru menjadi target pemukulan.

"Karena copet beraksi secara berkelompok. Kadang ketika ada tabrakan antar suporter, mereka memanfaatkan untuk beraksi. Ini harus diberantas, biar dapat mengembalikan musim penonton ke Kanjuruhan," ucapnya.

Saat tabrak Arema FC menjamu Persebaya, Kamis (15/8/2019) kemudian terpantau beberapa orang harus dievakuasi dari tribun ekonomi. Mereka sebelumnya terlihat menjadi target pemukulan suporter, sebab diduga copet. Belakangan beberapa korban justru menjadi target pemukulan suporter lain, sebab diteriaki copet.



Tonton video Ricuh Suporter di Laga PSS Sleman Vs Arema FC:

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com
Read More

Wednesday, August 14, 2019

Ulama Di Blitar Meninggal Tertabrak Sapi Kurban, Pcnu Kehilangan Muharrik

Ulama di Blitar Meninggal Tertabrak Sapi Kurban, PCNU Kehilangan MuharrikKarangan bunga dari Bupati Blitar di rumah sedih (Foto: Erliana Riady/File)

Blitar -Suasana sedih menyelimuti seluruh jamaah Nahdlatul Ulama Blitar. Meninggalnya Ketua MWC NU Selopuro Kiai Sureki jawaban tertabrak sapi kurban menciptakan prihatin kaum Nahdliyin. Mereka sangat kehilangan seorang penggagas atau muharrik yang berdedikasi tinggi.

Ketua PCNU Kabupaten Blitar KH Masdain Rifai Ahyat mengungkapkan rasa kehilangan mendalam. Bagi Kiai Masdain, Kiai Sureki ialah sahabat yang tak tergantikan. Kebaikan almarhum dilakukan dengan tulus dan ikhlas.

"Kami sudah usang bersahabat. Almarhum itu betul-betul mengabdi dengan nrimo dan ringan. Dibutuhkan siapapun dan kapanpun, selalu siap," kata Kiai Dain dihubungi detikcom, Rabu (14/8/2019).

Kabar meninggalnya Kiai Sureki, bagi warga NU Blitar ibarat kehilangan seorang penggagas atau muharrik. Kiprah almarhum dikenal selalu memberi solusi setiap persoalan di masyarakat maupun organisasi. Serta kepedulian almarhum yang tinggi pada pengkaderan NU menciptakan almarhum menerima gelar muharrik atau penggagas NU.


"Itulah kelebihan almarhum. Menggapai dan membangun kebersamaan untuk kemajuan bersama. Beliau aktif dan berpikir obyektif. Makanya, kami beri gelar almarhum ini muharrik NU Blitar," ungkapnya.

Terkait peristiwa alam tertabraknya Kiai Sureki sampai meninggal, Kiai Dain tak sanggup banyak memberi tanggapan.

"Saya ndak sanggup berpikir lain-lain ya. Semua peristiwa itu sudah ada yang merancang. Jadi, tidak sanggup terlalu kita risaukan. Yang jelas, kami tata kembali agar peristiwa ibarat itu tidak terulang," tandasnya.

Kiai Sureki merupakan Ketua MWC NU Selopuro. Almarhum dikabarkan meninggal, sehabis tertabrak sapi kurban yang terlepas dan lari kencang. Musibah itu terjadi di Masjid Miftahul Jannah Wlingi, Minggu (11/8/2019).

Kiai Sureki mengalami luka parah di kepala bab kiri belakang. Senin (12/8/2019) korban sempat dirawat dan menjalani operasi. Namun kondisinya koma. Selasa malam sekitar pukul 19.55 wib, Kiai Sureki meninggal dunia.


Ribuan Nahdliyin tiba ke rumah sedih pagi tadi. Informasi yang dihimpun detikcom, semua pimpinan NU di tiap kecamatan di Kabupaten Blitar juga melayat. Bahkan, Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah, juga nampak hadir di antara para pelayat.

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta ini memimpin doa, sebelum mayit Kiai Sureki diberangkatkan ke TPU terdekat di Desa Mronjo Kecamatan Selopuro.

Sumber detik.com
Read More

1.749 Personel Adonan Amankan Duel Arema Vs Persebaya

1.749 Personel Gabungan Amankan Duel Arema Vs PersebayaFoto: Muhammad Aminudin/detikcom

Malang -Sebanyak 1.749 personel keamanan diterjunkan untuk mengamankan derby Jawa Timur, yang mempertemukan Arema Fc vs Persebaya. Laga itu dihelat di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (15/8/2019) sore.

Ribuan personel yang diturunkan, yang merupakan adonan dari bermacam-macam unsur, mulai Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, perwakilan Aremania, sampai sekuriti internal panitia pertandingan.

Jumlah personel pengamanan ini lebih besar dibandingkan dengan pada laga-laga sebelumnya, bahkan ketika Arema Fc menjamu Persib Bandung, Selasa (30/7/2019). Dalam berkelahi tersebut, personel yang diturunkan sebanyak 1.300 orang.

Rapat koordinasi merancang pengamanan derby klasik Liga 1 2019 itu digelar di Mapolres Malang. Sebelumnya, Polisi Republik Indonesia mengeluarkan izin pertandingan di berkelahi penuh gengsi itu.

Kabag Ops Polres Malang Kompol Sunardi Riyono menuturkan pengamanan mengarah pada standard operating procedure (SOP) untuk berkelahi big match, yang bakal menyedot demam isu besar penonton itu.

"Segala sesuatu yang berpotensi adanya kerawanan kita lakukan antisipasi. Pemetaan pengamanan dengan menyebar personel di titik yang ditugaskan. Tentunya pengamanan pertandingan nanti mengacu pada SOP," jelas Sunardi kepada wartawan, Rabu (14/8/2019).

Pihaknya berharap pertandingan berjalan lancar dan aman. Tidak ada agresi sweeping yang justru akan membawa kerugian bagi masyarakat.

Selain itu, suporter tuan rumah turut diminta berpartisipasi menjaga keamanan selama berada di dalam maupun luar stadion. "Mohon tidak ada sweeping, dan kami yakin. Rekan-rekan Aremania memahami dan tidak melaksanakan itu," tegasnya.

Sunardi menambahkan langkah menunjukkan kenyamanan dan garansi keamanan bagi tim tamu menjadi prioritas. Nantinya empat kendaraan rantis disiapkan untuk membawa tim tamu menuju atau meninggalkan Stadion Kanjuruhan.

Tetapi, kata Sunardi, langkah pengamanan maksimal tersebut berjalan melihat kondisi di lapangan. "Selain kendaraan rantis, kami menyiapkan bus bagi tim tamu. Semua berjalan dengan melihat kondisi di lapangan," jelas mantan Kasat Reskrim Polres Malang ini.



Tonton video ketika Ricuh Suporter di Laga PSS Sleman Vs Arema FC:

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com
Read More

Tuesday, July 23, 2019

Ini Alasan Guru Ekskul Di Surabaya Sodomi 15 Siswa

Ini Alasan Guru Ekskul di Surabaya Sodomi 15 SiswaFoto: Hilda Meilisa Rinanda

Surabaya -Guru ekstrakurikuler pramuka, MM (30) yang mengajar di 5 Sekolah Menengah Pertama dan 1 SD di Surabaya melaksanakan pencabulan dan sodomi kepada 15 murid laki-lakinya. MM melaksanakan hal ini demi kepuasan semata.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda AKBP Festo Ari Permana menyampaikan dikala diinterogasi polisi, MM mengaku aksinya ini hanya untuk kepuasan. Selain itu, MM menyebut dirinya juga korban pencabulan dikala kecil.

"Dia merasa puas melihat menyerupai itu, ia juga mengaku pernah diperlakukan menyerupai itu," kata Festo di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (23/7/2019).

Kendati untuk kepuasan, MM menegaskan dirinya tak pernah mengabadikan agresi pencabulan ini.


"Nggak (divideo)," ungkapnya singkat.

Saat melaksanakan agresi bejatnya, MM mengajak satu tim atau regu untuk ke rumahnya. Satu tim yang terdiri dari beberapa anak ini pun lalu dicabuli dan disodomi.

Sebelumnya, kasus ini terbongkar dari laporan tiga orang bau tanah korban. Polisi balasannya melaksanakan penyelidikan dan menemukan 11 korban siswa pramuka dan seorang tetangga MM. Jumlah korban pencabulan ini 15 anak.

Polisi pun menyita barang bukti beberapa sertifikat kelahiran siswa, vapor dan handphone milik pelaku. Sedangkan pelaku dijerat Pasal 80 atau 82 UU RI No 17 tahun 2016 ihwal perubahan UU RI No 35 tahun 2014 ihwal perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 ihwal derma anak.


Ancaman hukumannya pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling usang 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Sedangkan dalam tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang memiliki korelasi keluarga, pengasuh anak, pendidik, tenaga kependidikan, pegawapemerintah yang menangani derma anak, atau dilakukan oleh lebih dari satu orang secara bersama-sama, pidananya ditambah sepertiga dari bahaya pidana.


Seorang Guru Agama Sodomi 25 Muridnya:

[Gambas:Video 20detik]





Sumber detik.com
Read More

Sah, Kpu Menetapkan Dingklik Dprd Ponorogo

Sah, KPU Tetapkan Kursi DPRD PonorogoKetua KPUD Ponorogo Munajat/Foto: Charolin Pebrianti

Ponorogo -KPUD Ponorogo kesannya secara sah menetapkan anggota DPRD Ponorogo. Partai apa saja?

Data dari KPUD Ponorogo, merinci Partai NasDem mendapat 10 kursi, PKB mendapat 8 kursi, Partai Gerindra mendapat 5 kursi, Partai Demokrat mendapat 5 kursi, Partai Golkar mendapat 4 kursi, PDIP mendapat 4 kursi, PKS mendapat 4 kursi, PAN mendapat 3 kursi, PPP mendapat 1 dingklik dan Partai Hanura mendapat 1 kursi.

"Sesuai dengan SK dari KPU RI, maka semalam kami rapat pleno menetapkan anggota DPRD sekaligus perolehan dingklik partai politik," tutur Ketua KPUD Ponorogo Munajat dikala ditemui detikcom di kantornya, Jalan Soekarno-Hatta, Selasa (23/7/2019).


Ditanya soal partai yang berhak mendapat dingklik pimpinan DPRD Munajat menegaskan itu merupakan ranah kewenangan anggota dewan.

"Itu keputusan dari dewan, kita hanya menetapkan perolehan dingklik untuk partai politik," tandasnya.

Munajat menambahkan hasil dari Pilkada serentak kemarin, terdapat komposisi anggota dewan pria sebanyak 39 orang dan wanita 6 orang.


"Sedangkan anggota dewan incumbent ada 29 orang dan anggota gres sebanyak 16 orang," terperinci dia.

Saat disinggung soal laporan harta kekayaan, lanjut Munajat, semua anggota DPRD sudah menciptakan laporan kepada KPK. "Sudah, kan syarat peresmian harus melaporkan harta kekayaan kepada KPK. Sudah clear semua," tukasnya.

Sumber detik.com
Read More

Guru Ekskul Yang Sodomi 15 Siswa Jadi Korban Pencabulan Ketika Kecil

Guru Ekskul yang Sodomi 15 Siswa Makara Korban Pencabulan Saat KecilMM, guru ekskul pramuka yang sodomi 15 orang (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)

Surabaya -Guru ekstrakurikuler pramuka, MM (30) yang mengajar di 5 Sekolah Menengah Pertama dan 1 SD melaksanakan pencabulan dan sodomi kepada 15 murid laki-lakinya. Kepada wartawan, ia mengaku mempunyai stress berat dicabuli dikala kecil.

"Tidak ada maksud ketertarikan, seinget saya, saya pernah jadi korban pelecehan juga," kata MM dikala rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (23/7/2019).

MM juga mengaku dirinya tak mempunyai ketertarikan pada laki-laki. Namun ia juga menegaskan masih menyukai lawan jenis. Warga Kupang Segunting, Tegalsari, Surabaya ini menambahkan ia mempunyai kekasih seorang wanita.


"Ndak (suka laki-laki). Iya (punya pacar) cewek," ungkapnya dengan pelan.

Tak hanya itu, MM mengakui kalau dirinya telah melaksanakan agresi bejatnya semenjak 3 tahun lalu, tepatnya di tahun 2016. MM rata-rata melaksanakan pencabulan kepada para korban yang merupakan siswa Sekolah Menengah Pertama yang berusia 14-15 tahun.

Dalam melaksanakan agresi bejatnya, MM mengajak satu tim atau regu untuk ke rumahnya. Satu tim yang terdiri dari beberapa anak ini pun eksklusif dicabuli dan disodomi.


MM menyebut agresi ini telah dilakukan berkali-kali dan mengiming-imingi para korban dengan jabatan sebagai tim elite.

"Pertama kali tahun 2016, anak kelas 2. Ndak (kasih uang) hanya dikasih gelar tim inti di pramuka. Saya sebagai pembina," pungkasnya.


Napi Cabuli 50 Anak Via Medsos, Menteri KPPA: Korban Teknologi:

[Gambas:Video 20detik]





Sumber detik.com
Read More

Mainan Gratis Dibagikan Ke Pasien Anak Rsud Ponorogo

Mainan Gratis Dibagikan ke Pasien Anak RSUD PonorogoPembagian boneka gratis di RSUD dr Harjono/Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo -RSUD dr Harjono mempunyai cara sendiri dalam memperingati Hari Anak Nasional. Petugas rumah sakit membagikan mainan dan potong rambut gratis bagi pasien anak-anak.

"Ini acara rutin setiap tahun," kata Kasubag Humas RSUD dr Harjono, Suprapto kepada detikcom, Selasa (23/7/2019).

Ada 40 mainan yang dibagikan gratis. Mulai dari mainan masak-masakan, boneka, bola serta mainan lainnya.


Puluhan mainan tersebut dibeli memakai kontribusi yang dikumpulkan secara sukarela oleh karyawan rumah sakit. "Ini sebagai bentuk penghargaan terhadap anak-anak. Diharapkan anak anak yang menjadi pasien kami juga mencicipi kegembiraan dan kebahagiaan," terangnya.

Kemudian Ketua Takmir masjid Muhariadi Nugroho menambahkan, selain menunjukkan mainan, belum dewasa juga dihibur dengan bernyanyi bersama. Itu dilakukan untuk meningkatkan rasa nyaman bagi pasien belum dewasa yang tengah menjalani perawatan.


"Kita memberi sedikit hiburan untuk pasien belum dewasa sekaligus mendoakan kesembuhan mereka," lanjut Muhariadi.

Salah satu pasien anak Sherly mengaku senang menerima mainan gratis. "Tadi sanggup mainan masak-masakan, senang. Buat mainan di sini (rumah sakit)," pungkasnya.

Sumber detik.com
Read More

Soal Potensi Gempa Dan Megathrust, Ini Reaksi Warga Pesisir Pacitan

Soal Potensi Gempa dan Megathrust, Ini Reaksi Warga Pesisir PacitanPantai Teleng Ria, Pacitan/Foto: Purwoto Sumodiharjo

Pacitan -Kabar terkait potensi gempa besar di selatan Pulau Jawa ditanggapi bermacam-macam warga di pesisir Pacitan. Sebagian tetap hening dan tak terpengaruh. Namun beberapa warga lain mengaku was-was.

"Tahun 80-an dulu pernah ada gempa besar. Tapi ndak hingga terjadi tsunami. Makara bagi kami kabar ibarat ini sudah biasa kami dengar," ucap Kateman (53), warga Pantai Teleng, Selasa (23/7/2019).


Kateman mengaku mendengar pribadi kabar tersebut melalui media. Hanya saja dirinya tak pribadi bereaksi. Sebab setahu dia, teknologi yang ada belum bisa memprediksi waktu terjadinya gempa.

"Yang penting ialah perilaku waspada," tambahnya.

Hal berbeda dirasakan Andika (23). Gara-gara kabar tersebut, laki-laki yang daerah tinggalnya hanya terpaut 200 meter dari teluk itu kerap susah tidur. Terlebih menjelang tengah malam. Kala itu bunyi lalu-lintas menghilang dan digantikan gemuruh ombak.


Selama ini, lanjut bapak satu anak tersebut, mitigasi peristiwa sudah menjadi tradisi sebagian besar warga. Bahkan ketika mendadak ada guncangan gempa, mereka impulsif keluar rumah menuju ke daerah lebih tinggi. Ini ibarat ketika gempa tengah malam, simpulan 2017 lalu.

"Waktu itu semua warga sini serentak menuju ke (dataran tinggi) Jaten. Selain alasannya masih trauma dengan (bencana) banjir, warga juga siaga mengantisipasi tsunami," imbuhnya.

Meski kesiapsiagaan masyarakat pesisir Pacitan sudah terbangun, namun ia minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tidak berhenti sosialisasi. Pasalnya, ada sebagian kecil warga yang enggan mengungsi ketika gempa terjadi. Tentu saja diharapkan kesabaran memberi pemahaman mereka.


Jokowi Minta BMKG dan BNPB Contek Jepang Soal Mitigasi Bencana:

[Gambas:Video 20detik]





Sumber detik.com
Read More

Anak Berjualan Masakan Ringan Anggun Sambil Gendong Adik Di Surabaya Viral Di Medsos

Anak Berjualan Kue Sambil Gendong Adik di Surabaya Viral di MedsosPenjual kue, Sandra dan adik-adiknya/Foto: Amir Baihaqi

Surabaya -Seorang anak penjual masakan ringan anggun di Surabaya viral di media sosial. Ia kerap berjualan bersama sang adik yang masih balita.

Rabu (17/7), akun Instagram @adeseptiannn mengunggah 3 foto penjual kue. Hingga ketika ini unggahan tersebut sudah disukai 1.169 warga net. Tak hanya itu, sejumlah netizen juga memberikan pendapatnya di kolom komentar.

"Hallo temen-temen bantu larisin dagangan adik sandra yuk😍
Jualan jajanan pasar dengan harga 3000rupiah dijamin yummy alasannya saya sudah coba eksklusif 😁
Bantu viralkan ya rek🔥🔥
Adik sandra yaitu anak Yatim,dengan kalian membeli dagangan adik sandra kalian juga membantu meringankan beban hidup adik sandra dan pulang lebih awal 😍😍 .
📌 Lokasinya Depan GIANT Pondok Chandra Surabaya
📌Setiap Hari dari jam 4 sore s/d jam 8 malam
Lebih lengkap ceritanya ada di chanel youtube Ade Septian
YANG SUDAH NONTON ABSEN DULU 😍," berikut caption yang disematkan pengunggah dalam foto tersebut.


Setelah melihat postingan tersebut, detikcom lalu eksklusif mendatangi lokasi yang disebutkan sang pengunggah foto. Sang penjual masakan ringan anggun merupakan dewasa wanita berusia 15 tahun. Ia berjulukan Sandra Yuni Kartika.

Persis menyerupai informasi yang disampaikan YouTuber Ade Septian, Sandra berjualan masakan ringan anggun di depan sebuah supermarket di Jalan Rungkut Menanggal, Surabaya. Ia berjualan mulai mulai sore hingga dagangannya habis.


"Mulai jualan habis sekolah pukul 16.00 hingga 20.00 WIB," kata Sandra, Selasa (23/7/2019).

Sandra juga membenarkan bahwa dirinya kerap berjualan ditemani sang adik yang masih berusia 5 tahun. Viralnya Sandra di media sosial diakui sejumlah pembeli yang menghampiri. Salah satunya Fikri Arif.

"Ya saya tahu. Kalau saya tahunya dari Instagram," kata Fikri.

Sumber detik.com
Read More

Pemuda Ini Promosikan Kost Drive Thru Via Medsos

Pemuda Ini Promosikan Kost Drive Thru Via MedsosFoto: Erliana Riady

Blitar -Pemuda usia 24 tahun sebagai pengelola kost drive thru di Blitar juga memanfaatkan teknologi untuk memasarkan persewaan kamar short time. Melalui instagram maupun menciptakan grup di whatsapp.

Penelusuran detikcom, Wisang Ramadhan (24) menciptakan saya IG Kost Bebas Blitar Raya. Akun itu terdeteksi semenjak satu tahun kemudian dengan jumlah pengikut sebanyak 322.

Di akun itu, Wisang juga mencantumkan nomor handphone yang dapat dihubungi jikalau ada yang berminat menyewa. Dari telepon yang masuk ke nomor itulah, Wisang kemudian mengontak sang penunggu rumah kontrakan di wilayah Bajang, Talun, itu.


"Tersangka memakai media umum untuk mengatakan jasa kost per tiga jam itu. Kaprikornus mereka yang mau sewa, telepon dulu ke nomor di medsos itu. Baru nanti tersangka akan menghubungi yang nunggu kostan," ungkapnya.

Wisang mengatakan kamar kost drive thru dengan tarif bervariasi. Yakni, tipe C Rp 20.000, tipe C1 Rp 30.000, tipe B1 Rp 40.000, tipe A Rp 50.000.

Besaran tarif ini berlaku setiap hari Senin hingga Jumat. Khusus untuk hari Sabtu dan Minggu, tarifnya naik Rp 10.000 tiap kamar sesuai dengan tipenya.


"Yang paling laku tipe B yang tarifnya Rp 40 ribu per tiga jam. Dalam sehari tiga hingga empat pasang yang datang," saya Wisang di depan wartawan.

Bisnis yang sudah dijalani selama setahun ini cukup menguntungkan. Wisang membayar kontrak rumah itu sebanyak Rp 8 juta. Namun setiap pekan penghasilannya berkisar Rp 1,5 juta. Dari penghasilan higienis Rp 6 juta/bulan itu, beliau keluarkan ongkos honor penunggu sebesar Rp 1,2 juta/bulan.

Kini Wisang memanen hasil bisnis haramnya. Pemuda tersebut dijerat pasal berlapis. Di antaranya pasal 296 kitab undang-undang hukum pidana perihal memudahkan perbuatan cabul. Dan pasal 263 kitab undang-undang hukum pidana perihal pemalsuan. Karena beliau menggandakan identitas ketika mengontrak rumah milik Lukito di Bajang, Talun itu.


Geger Kost 'Drive Thru' di Blitar Kaprikornus Spot Mesum Pelajar:

[Gambas:Video 20detik]





Sumber detik.com
Read More

Guru Ekskul Di Surabaya Sodomi 15 Siswanya Di Sekolah Dan Rumah

Guru Ekskul di Surabaya Sodomi 15 Siswanya di Sekolah dan RumahSodomi yang dilakukan pelaku sudah berlangsung selama 3 tahun (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)

Surabaya -Seorang guru ekstrakurikuler pramuka di Surabaya, MM (30), menyodomi 15 murid laki-lakinya. MM melaksanakan agresi bejatnya di rumah sampai sekolah.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda AKBP Festo Ari Permana menyampaikan pelaku biasanya membentuk tim inti di pramuka. Tim tersebut kemudian dipanggil ke rumah dan dibujuk untuk menuruti impian bejat pelaku.

"Biasa di lakukan di rumahnya, di sekolah ada tim-tim inti itu dipanggil di rumah dengan alasan sesuatu kemudian melaksanakan bujuk rayu, pakaian dilepas dan terjadilah perbuatan cabul itu. Nggak usah di ulas lah, lebih banyak dilakukan di rumah," kata Festo di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (23/7/2019).

Festo menambahkan pelaku mengaku pernah mengajak siswanya untuk menginap di rumahnya. Saat itu lah pelaku melancarkan agresi bejatnya kepada siswa.


Tak hanya itu, pelaku juga kerap mengundang siswa lain secara bergantian untuk mendapat training khusus. Namun, training tersebut tak lain untuk memuaskan hasratnya.

"Siswa-siswa binaannya ada kelompok regu inti dari pramuka yang diundang sanggup training khusus dari tersangka dan ia di situ melaksanakan cabulnya," imbuh Festo.

Saat ditanya apakah pelaku memaksa korban, Festo menyampaikan pelaku menyuruh korban untuk melaksanakan beberapa agresi pencabulan secara bergantian dengannya. Dia juga menunjukkan iming-iming jikalau korban sanggup masuk tim inti atau tim elite jikalau menuruti permintaannya.

"Tersangka menyuruh melakukan, juga diantara anggota grup pada dasarnya tersebut tersangka juga melaksanakan pencabulan. Ndak direkam. Tersangka juga mengakibatkan korban anggota grup inti, tim elite lah," ucap Festo.


Warga Kupang Segunting, Tegalsari Surabaya ini mengajar pramuka di 1 SD dan 5 Sekolah Menengah Pertama negeri sampai swasta di Surabaya. Pelaku menjadi guru semenjak 2015 dan melaksanakan pencabulan semenjak 2016. Korban rata-rata siswa SMP.

"Sementara yang kita gres dapatkan ia pembina di 5 Sekolah Menengah Pertama dan 1 SD, sementara korban gres yang diidentifikasi dari SMP. Masih akan kita kembangkan lagi jikalau ada korban di sekolah lain. Saat ini korban 15," pungkas Festo.


Bejat! Napi di Surabaya Cabuli 50 Lebih Anak Via Medsos:

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Aktivitas Gunung Bromo Meningkat, Terjadi Tremor dan Hujan Abu"
[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com
Read More

Sejak Viral, Masakan Ringan Bagus Yang Dijual Anak Sambil Gendong Adik Laku Manis

Sejak Viral, Kue yang Dijual Anak Sambil Gendong Adik Laris ManisSeorang pembeli dikala membeli camilan anggun yang dijual Sandra dan adiknya/Foto: Amir Baihaqi

Surabaya -Seorang dewasa penjual camilan anggun di Surabaya viral di media sosial. Setelah dikenal banyak orang, sekarang dagangannya lebih cepat habis sehingga ia bisa pulang lebih awal.

Sejumlah kendaraan tiba-tiba menepi depan supermarket di Jalan Rungkut Menanggal, Surabaya. Bukan masuk ke supermarket, para pengendara justru menghampiri seorang dewasa wanita yang berjualan kue. Kepada dewasa itu, para pengendara menanyakan nama Sandra.

"Adik, Sandra ya yang di video YouTube dan IG itu?" tanya salah seorang pengendara, Selasa (23/7/2019).

Usai berbincang sebentar, pengendara itu kemudian membeli sejumlah camilan anggun yang dibungkus tas plastik dan kembali melanjutkan perjalanannya.

Ya, anak wanita itu berjulukan Sandra Yuni Kartika (15) yang viral di banyak sekali platform media sosial. Sandra mulai dikenal alasannya seorang YouTuber berjulukan Ade Septian merekam dan mengunggah video Sandra di channel Youtube dan Instagramnya.


Lewat media sosial, Ade mempromosikan dan mengimbau warga net untuk membeli camilan anggun jualan Sandra. Alhasil, banyak warga yang menghampiri sepeda butut sekaligus lapak Sandra yang berada di pinggir jalan.

Salah satu pembeli, Fikri Arif mengaku hatinya tergerak untuk membeli camilan anggun sehabis melihat video. Kebetulan, Fikri juga memang sering lewat di jalan tersebut.

"Ya saya tahu. Kalau saya tahunya dari Instagram. Saya kebetulan sering lewat sini. Saya kemudian tergerak mampir dan beli," kata Fikri kepada detikcom.

"Ini saya beli waffle sama camilan anggun kering. Harga satu camilan anggun Rp 3 ribu ini saya beli 2 buah jadi Rp 6 ribu," imbuh Fikri.

Kepada detikcom, Sandra mengaku berjualan camilan anggun semenjak kelas 5 SD. Selama berjualan, ia selalu membawa adiknya yang berjulukan Sekar Maya Sari yang masih berusia 5 tahun.


"Saya sekolah di Sekolah Menengah Pertama PGRI 61. Mulai jualan habis sekolah pukul 16.00 hingga 20.00 WIB. Kalau jualan sudah habis saya bisa pulang lebih cepat," beber Sandra.

Sandra mengakui semenjak dirinya viral di media sosial, dagangannya selalu habis dan bisa pulang lebih awal. Sesampai di rumah, biasanya dimanfaatkan bermain dengan adik-adiknya atau membantu ibunya.

"Saya ngekos Rungkut Tengah itu sebelah supermarket. Ditinggali 6 orang ketiga adik saya, ibu dan bapak saya," terangnya.

Ia bersyukur alasannya semenjak viral, penghasilannya juga ikut meningkat. Jika sebelumnya sehari berjualan ia bisa menghasilkan Rp 70 ribu, dikala ini ia bisa mengantongi Rp 200 ribu.

"Iya selalu ada yang tanya nama saya terus beli kue. Dulu sekali jualan dapatnya Rp 70 ribu, Rp 90 ribu. Sekarang Rp 100 hingga Rp 200 ribu," pungkas Sandra.

Sumber detik.com
Read More

Detik-Detik Suv Terbalik Usai Sabung Lcgc Dan Pikap Tambal Ban

Detik-detik SUV Terbalik Usai Tabrak LCGC dan Pikap Tambal BanOutlander terbalik dipinggirkan/Foto: Amir Baihaqi

Surabaya -Polisi mengungkapkan detik-detik kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan di Jalan Babatan Wiyung. Kecelakaan itu berawal dari kendaraan beroda empat Mitsubishi Outlander yang hilang kendali hingga karenanya terbalik.

Kapolsek Wiyung Kompol Rasyad menyampaikan sekitar 09.45 kendaraan beroda empat Outlander warna putih nopol L 899 EL yang dikendarai Lies Ginting (63) melaju dari arah Jalan Wiyung menuju Graha Family. Mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi itu kemudian hilang kendali.

"Ibu Lies ini bergerak dari arah selatan (Jalan Wiyung)," kata Rasyad kepada detikcom, Selasa (23/7/2019).

Karena kehilangan kendali, kendaraan beroda empat Outlander kemudian banting ke kiri dan menabrak sebuah kendaraan beroda empat Brio putih nopol L 1846 IK yang dikala itu sedang mengisi angin pada kendaraan beroda empat tambal ban Daihatsu Zebra nopol N 3760 GC milik Darmono (50). Kerasnya ukiran itu mengakibatkan kendaraan beroda empat Outlander hingga terbalik di tengah jalan.


"Mobil Brio ini dikemudikan Pak Ahmad Roni (45) warga Dukuh Karangan Babatan Wiyung sedang isi angin pada kendaraan beroda empat tambal ban keliling," beber Rasyad.

Dalam kecelakaan itu, lanjut Rasyad, dua orang ialah pengemudi Outlander Lies Ginting dan pemilik kendaraan beroda empat tambal ban Darmono harus dilarikan ke rumah sakit.

"Korban kami bawa dan dirawat RS Wiyung sejahtera, Proses lanjut laka ditangani Unit Laka Polrestabes," terperinci Rasyad.

Salah satu saksi sekaligus pekerja kendaraan beroda empat tambal ban, Majid menuturkan Darmono dilarikan ke rumah sakit alasannya mengalami luka di potongan mata dan potongan belakang kepala. Luka itu dialami alasannya Darmono dikala ukiran berada di sekitar kendaraan beroda empat Brio.


"Pak Dar tadi luka di mata sama potongan belakang kepala. Kalau sopir Outlander (Lies Ginting) yang nabrak, aku lihat tadi nggak ada luka cuma juga ikut dibawa ke rumah sakit," tandas Majid.

Sebuah kendaraan beroda empat Mitsubishi Outlander terbalik di Jalan Babatan Unesa persis di depan Waduk Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, Selasa (23/7/2019) itu menciptakan arus kemudian lintas macet dua arah.

Dari pantauan detikcom, kejadian itu menciptakan arus kemudian lintas dua arah dari Wiyung ke Graha Famili atau sebaliknya macet. Pasalnya kendaraan beroda empat terbalik di tengah-tengah jalan.

"Tadi terdengar bunyi benturan keras, bruaakk," kata Andre (25), salah satu saksi mata yang sedang minum di warkop sekitar lokasi kejadian.

Sumber detik.com
Read More

Seorang Guru Ekskul Di Surabaya Sodomi 15 Siswa

Seorang Guru Ekskul di Surabaya Sodomi 15 SiswaPolisi merilis kasus guru sodomi 15 murid (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)

surabaya -Seorang guru ekstrakurikuler pramuka di Surabaya tega menyodomi 15 siswanya. Pelaku berinisial MM (30) ini mengajar ekskul di beberapa SD hingga Sekolah Menengah Pertama negeri dan swasta di Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera menyampaikan pelaku merupakan warga Kupang Segunting, Tegalsari, Surabaya. Pelaku mengajar pramuka di enam sekolah.

"Tersangka ialah MM, pembina ekstra pramuka di 6 sekolah di Surabaya baik negeri ataupun swasta, alamat Kupang Segunting," kata Barung dikala rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (23/7/2019).


Barung menambahkan pihaknya mengetahui agresi bejat MM dari laporan orang renta murid. Awalnya ada 3 siswa yang melapor, namun usai pengembangan tenyata ada total 15 yang menjadi korban. Sedangkan pelaku telah menjadi guru ekstrakurikuler semenjak tahun 2015.

"Ada laporan masuk di Polda Jatim, sehingga laporan itu dikembangkan oleh Ditreskrimum ada 15 anak yang menjadi korban. Dari legalisasi pelaku beliau sudah menjadi pelatih dari tahun 2015-2019," ucap Barung.

Sementara itu, pelaku mengaku telah melaksanakan pencabulan pada siswanya semenjak pertengahan 2016.


"Dari pengembangan sementara kasus ini berawal dari pertengahan 2016 hingga 2019. Tapi itu legalisasi dari pelaku, kita tidak mengejar legalisasi tapi dari pengembangan dan pengungkapan nantinya dari kepolisian ada fakta-fakta baru," imbuhnya.

Polisi pun menyita barang bukti beberapa sertifikat kelahiran siswa, vapor dan handphone milik pelaku. Sedangkan pelaku dijerat Pasal 80 atau 82 UU RI No 17 tahun 2016 perihal perubahan UU RI No 35 tahun 2014 perihal perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 perihal santunan anak.

Sumber detik.com
Read More

Ternyata Cowok Ini Yang Mengoperasikan Kost Drive Thru Di Blitar

Ternyata Pemuda Ini yang Mengoperasikan Kost Drive Thru di BlitarPemuda ini yang mengoperasikan kost drive thru/Foto: Erliana Riady

Blitar -Pengelola kost drive thru di Blitar terungkap. Tersangka seorang pemuda, yang menjiplak identitasnya untuk mengontrak rumah. Dia sudah merencanakan dengan matang bisnis haram ini.

Tersangka berjulukan Wisang Ramadhan, cowok berusia 24 tahun warga Bajang, Talun, juga. Dia menggunakan kartu identitas palsu untuk mengontrak rumah milik Lukito.

"Jadi ketika kontrak rumah itu, tersangka menggunakan identitas palsu. Dia menggunakan nama Rizky dan mengajak wanita bau tanah yang diakui berjulukan Endang, sebagai ibunya. Padahal nama orisinil ibu tersangka ialah Isminarsih," kata Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M Ridha di depan wartawan di mapolres, Selasa (23/7/2019).


Wisang sudah merencanakan menyewakan kost drive thru ini semenjak dua tahun lalu. Dia mengatakan jasa sewa kamar per tiga jam ini melalui media sosial. Bahkan penelusuran detikcom, tersangka menciptakan WA grup untuk mengetahui testimoni semua pelanggannya.

Di depan polisi, Wisang mengaku setiap hari selalu ada pelanggan yang datang. Sejak hari Senin hingga Jumat, ia mendapat penghasilan rata-rata Rp 400 ribu. Jika selesai pekan, Wisang dapat meraup uang Rp 500 ribu/hari.

"Tersangka ini kontrak rumah itu per tiga bulan sebesar Rp 3 juta. Lalu tanpa perjanjian kontrak, ia bayar Rp 2,5 juta sebanyak dua kali. Dia mengaku menyewakan kembali kamar-kamar di rumah itu setahun ini," beber kapolres.


Sementara, para pelanggan yang memanfaatkan kost drive thru ini ialah kalangan pelajar dan anak muda yang gres lulus SMA.

"Kebanyakan pelajar dan yang gres lulus. Tapi mereka tidak pernah pakai seragam bila tiba ke situ," saya Wisang di depan wartawan.

Saat ini penyidik masih mendalami motif tersangka membangun bisnis haram ini. Dalam proses penyidikan ini, polisi mengamankan uang tunai
sebanyak Rp 1,8 juta, empat buah kunci rumah dan kamar serta beberapa kondom bekas.


Polisi akan menjerat tersangka dengan pasal berlapis. Yakni pasal 296 kitab undang-undang hukum pidana wacana memudahkan perbuatan cabul dan pasal 263 kitab undang-undang hukum pidana wacana pemalsuan.


Geger Kost 'Drive Thru' di Blitar Kaprikornus Spot Mesum Pelajar:

[Gambas:Video 20detik]





Sumber detik.com
Read More

Asap Putih Masih Mengepul Di Hutan Gunung Panderman Yang Terbakar

Asap Putih Masih Mengepul di Hutan Gunung Panderman yang TerbakarAsap putih masih mengepul di atas Gunung Panderman/Foto: Istimewa

Batu -Asap putih masih tampak di atas Gunung Panderman. Pertanda kobaran api masih membara di gunung tersebut.

Sebelumnya tim adonan berjibaku secara manual untuk memadamkan api. Tercatat, masih ada tiga titik kebakaran di gunung setinggi 2.045 mdpl itu.

Dari beberapa foto yang diambil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu pagi ini, tampak asap putih mengepul di sejumlah titik.


Foto diambil dari Posko Pemadaman Gunung Panderman di area pacuan kuda Megastar Jalur Lingkar Barat Kota Batu. Atau sisi selatan dari Gunung Panderman.

Upaya pemadaman sudah dilakukan petugas adonan semenjak Senin (22/7) pagi. Namun mereka menemukan banyak kesulitan terkait kondisi lapangan. Curam dengan kemiringan 60 derajat menciptakan petugas kesulitan untuk menjangkau semak belukar yang terbakar.

Api yang berkobar di Gunung Panderman/Api yang berkobar di Gunung Panderman/ Foto: Istimewa

Upaya pemadaman hanya dilakukan dengan metode sekat bakar. Hari ini, setidaknya ada 128 personel adonan yang terlibat dalam upaya pemadaman. Titik api telah merembet ke sisi selatan, dan masih berada di petak 227.


"Kita buka posko di Megastar Jalibar, di mana lokasinya di sisi selatan Panderman. Karena api bergerak ke wilayah itu (selatan), terlihat ada tiga titik api. Kaprikornus ada dua posko dalam penanganan kebakaran ini," ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Batu Achmad Choirur Rochim kepada wartawan, Selasa (23/7/2019).

Hingga dikala ini, tercatat sudah hampir 60 hektare tempat hutang lindung yang terbakar. "Untuk langkah pemadaman dengan metode water booming atau melalui udara masih kita koordinasikan dengan Tentara Nasional Indonesia AU. Sementara hari ini, dilakukan secara manual dengan menambah jumlah personel," jelas Rochim.

Pagi ini, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko kembali hadir di posko penanganan kebakaran Gunung Panderman. Seperti hari sebelumnya, Dewanti memimpin rapat koordinasi tim adonan sebelum bertolak menuju titik api.

Sumber detik.com
Read More

Tni Berdiri 1,6 Km Jalan Dan Bedah 8 Rumah Di Trenggalek

TNI Bangun 1,6 Km Jalan dan Bedah 8 Rumah di TrenggalekTNI bedah rumah tak layak huni/Foto: Adhar Muttaqin

Trenggalek -Sebanyak 150 personel adonan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (AD) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (AU) diterjunkan ke Trenggalek untuk membangun jalan dan delapan rumah layak huni. Itu merupakan aktivitas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Komandan Kodim 0806 Trenggalek Letkol Inf Dodik Novianto mengatakan, TMMD ke-105 digelar di dua desa. Yakni di Desa Sumurup dan Domyong, Kecamatan Bendungan.

Jumlah pegawapemerintah Tentara Nasional Indonesia yang terlibat sebanyak 150 dari Batalyon 511 Blitar, Batalyon 521 Kediri dan dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara Madiun. Program tersebut didukung personel Polres dan Pemerintahan Kabupaten Trenggalek.

"Kemudian untuk target juga ada dua macam yaitu secara fisik dan non fisik atau target fisiknya berupa kegiatan pembangunan rehab rumah tidak layak huni. Rabat jalan dan pembangunan tembok penahan jalan. Sedangkan non fisik berupa penyuluhan sosial dan kesehatan, melalui kerjasama dengan dinas kesehatan, dinas sosial dan BNN," kata Dodik, Selasa (23/9/2019).

Lokasi lereng pegunungan di Kecamatan Bendungan menjadi target TMMD alasannya ialah masih banyak infrastruktur dasar yang membutuhkan percepatan pembangunan guna mempermudah terusan masyarakat. Hal itu juga disinkronisasi dengan aktivitas yang pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah.


"Sebelum dibangun ini, kondisi jalan menang cukup sulit berupa makadam dan tidak mengecewakan curam. Kondisi itu tentu akan menghambat terusan masyarakat. Terbukti dikala dilakukan pengecoran beberapa material harus dilangsir alasannya ialah kendaraan tidak sanggup menjangkau," terangnya.

Pengerasan jalan sepanjang 1.620 meter tersebut dibutuhkan akan memangkas waktu tempuh sekaligus mempermudah terusan warga di dua desa itu. Dari semula lebih dari setengah jam menjadi sekitar 10-15 menit.

"Jaraknya gotong royong erat tapi alasannya ialah terusan sulit maka banyak yang memutar melalui desa lain yang cukup jauh," imbuhnya.

Mantan Komandan Batalyon 511 Blitar ini menyampaikan, pelaksanaan pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan masyarakat sekitar. Sedangkan anggaran pembangunan ditanggung pemerintah daerah.

Selain pembangunan jalan, Tentara Nasional Indonesia juga membangun delapan rumah di kedua desa yang sebelumnya diketahui tidak layak huni. Rumah target pembangunan ialah hunian yang masih terbuat dari materi non permanen dan hanya berlantai tanah.

"Sebelum dibedah kondisi rumah warga target ini memang kurang layak. Dengan kerjasama dengan pemerintah dengan pemerintah kami berharap aktivitas TMMD sanggup meningkatkan kualitas hidup warga," imbuh Dodik.


Pelaksanaan aktivitas tersebut akan dikebut selama 30 hari sampai 8 Agustus mendatang. Seluruh pekerjaan pada objek target mulai dari rabat jalan, bedah rumah, pembangunan TPJ sampai pembangunan musala dibutuhkan akan tuntas sesuai rencana.

Seorang warga yang mendapat aktivitas bedah rumah Dwi Siswanti mengaku, sebelum dilakukan pembangunan oleh tim TMMD dan warga, kondisi rumahnya masih terbuat dari papan dan sebagian di antaranya dari bambu.

"Ya boleh dibilang kurang layak lah. Karena maklum kami suami saya hanya buruh tani. Saat itu yang penting kami punya rumah, itupun kami berdiri dengan susah payah," kata Dwi.

Pasangan muda ini mengaku aktivitas bedah rumah RTLH tersebut cukup membantu bagi masyarakat kecil untuk mendapat rumah yang lebih layak. Apalagi dengan sistem gotong royong maka proses pelaksanaan pembangunan sanggup lebih cepat terlaksana.

"Kami tidak membayangkan sanggup lebih cepat mewujudkan rumah yang lebih layak. Waktu itu dikala didatangi Pak RT dan bapak Tentara Nasional Indonesia untuk dibedah rumahnya eksklusif kami iyakan," pungkasnya.

Sumber detik.com
Read More