Showing posts with label Berita-jawa-timur. Show all posts
Showing posts with label Berita-jawa-timur. Show all posts

Friday, September 20, 2019

Roadshow Komisi Pemberantasan Korupsi Di Ponorogo Disambut Demo Mahasiswa

Roadshow KPK di Ponorogo Disambut Demo MahasiswaFoto: Charolin Pebrianti

Ponorogo -Roadshow KPK disambut demo puluhan massa mengatasnamakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan kantor DPRD Ponorogo, Jumat (20/9/2019).

Mereka menyuarakan adanya informasi radikalisme di badan KPK. Mereka khawatir kalau forum negara disusupi radikalisme dapat merusak gambaran baik di mata masyarakat.

Korlap Aksi, Hanif Munawirullah menyampaikan pihaknya ingin menyatakan perilaku bersama seluruh elemen bangsa ini harus bahu-membahu memberantas korupsi.

"Jangan hingga KPK itu dijadikan alat politik pun juga dengan informasi radikalisme jangan hingga masuk kesana, kita butuh komitmen," tutur Hanif di tengah aksi.


Pantauan detikcom, massa yang melaksanakan agresi lokasinya berdekatan dengan pembukaan roadshow bus KPK. Massa lalu ditemui oleh Penasehat Hukum KPK Muhammad Tsani Annafari.

"Kami punya SOP ada hukum mainnya, kalau yang radikal-radikal itu tidak ada di KPK, silahkan tiba ke KPK," terperinci Tsani.

Menurutnya, KPK merupakan forum negara yang bersikap keras kepada korupsi. Jika ada fitnah-fitnah gambar silakan dibuktikan.

"Lihat gambarnya tangkap itu, nama-namanya kan ada di situ semua, ini forum negara kok, jadi sesederhana itu," tandas dia.


Adanya roadshow ini sebagai bukti biar KPK dapat lebih mendekat dan dapat mendengar saran masyarakat. Ada tenda pengaduan masyarakat juga.

"Sana itu dapat mengadukan orang KPK boleh, orang yang ngaku-ngaku KPK boleh, kami terbuka. Juga masyarakat jangan gampang terbujuk oleh fitnah," pungkas dia.


Simak Video "Temui Sekjen DPR, Mahasiswa Pendemo Dijanjikan Audiensi dengan Dewan"

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com
Read More

Monday, September 16, 2019

Ini Formasi Harta Fuad Amin Yang Disita Negara

Ini Deretan Harta Fuad Amin yang Disita NegaraFoto: Rengga Sancaya/detikcom

Surabaya -Eks Bupati Bangkalan Fuad Amin meninggal dunia Senin (16/9) sore di RS Graha Amerta RSU dr Soetomo, Surabaya. Terpidana KPK APBD Bangkalan ini mempunyai harta senilai Rp 414 miliar. Terdiri apa saja harta-harta Fuad Amin?

Beberapa harta hasil korupsi Fuad Amin telah dilelang. Ada beberapa rumah mewah, apartemen, sampai kendaraan beroda empat yang disebut nilainya mencapai Rp 414 miliar. Lalu, berapa honor Fuad sampai hartanya mencapai Rp 414 miliar?

Bendahara Pemkab Bangkalan Edi Mulyono sebagaimana dikutip dari putusan Mahkamah Agung, Senin (25/9/2017), menyebut daftar honor Fuad Amin rata-rata mulai Rp 52,68 juta sampai Rp 80 juta dalam setahun.


Selain itu, Fuad Amin mendapat honor dengan nilai mulai Rp 130 juta sampai Rp 552 juta untuk setiap tahun selama menjabat. Ditambah dengan aksesori upah pungut PBB sepanjang 2003-2013, total penghasilan sebagai Bupati Bangkalan selama satu dasawarsa sebesar Rp 4,8 miliar.

Namun Fuad Amin mengaku mendapat warisan sekitar Rp 14 miliar. Dia juga mempunyai bisnis besi bekas, bisnis kayu sengon, sampai bisnis umrah. Tapi KPK tidak percaya begitu saja dan meminta pembuktian dari Fuad Amin. Ternyata Fuad Amin tidak sanggup mengambarkan secara sah seluruh asal-usul hartanya sehingga Mahkamah Agung merampas seluruh aset Fuad Amin.


Berikut ratusan harta Fuad Amin yang dirampas untuk negara sebagaimana dikutip dari putusan MA:

TANAH DAN ELEKTRONIK

1. Sebidang tanah dengan luas tanah 11.755 m² yang terletak di Kelurahan Mlajah. Selain itu, turut disita juga hasil yang didapat dari operasional sewa Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
2. Sebidang tanah dan bangunan seluas 930 m² di Desa Pemecutan Klod Kecamatan Denpasar Barat
3. Sebanyak 41 unit air conditioner ukuran 1/2 PK.
4. Sebanyak 37 televisi.
5. Sebanyak 40 unit televisi.
6. Satu unit LCD.
7. Sebanyak 40 unit springbed ukuran double bed.
8. Sebanyak 39 unit Big Land.
9. Satu unit daerah tidur kayu ukuran double bed berwarna cokelat tua.
10. Sebanyak 4 tandon kapasitas 1.500 liter berwarna krom dalam kondisi berfungsi baik.
11. Satu unit pemanas air (water heater) dalam kondisi berfungsi dengan baik;
12. Satu unit printer.
13. Satu filling cabinet.
14. Satu set CCTV.
15. Tanah dan bangunan yang terletak di Kompleks Perumahan Graha Famili Kelurahan Pradah Kali Kendal, Dukuh Pakis, Kota Surabaya.
16. Tanah dan bangunan di Jalan Wiyung Permai Barat IV, Blok A-II / 57.
17. Tanah dan bangunan di Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Lakarsantri Blok B-2
18. Tanah di Kecamatan Mulyorejo, Kelurahan Manyar-Sabrangan, Kota Surabaya.
19. Tanah dan bangunan di Kelurahan Demangan Kecamatan Bangkalan Madura.
20. Sebidang tanah di Perumahan Casa Grande Kav. 354 Kelurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

21. Sebidang tanah dengan luas tanah 10.165 m2 di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan
22. Tanah dan bangunan pada Kav. AAL-078, Cluster Villa Bukit Indah, Kabupaten Bangkalan
23. Sebidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 2.345 m2 di Jalan Cipinang Cempedak II Nomor 25A RT 011/06, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
24. Sebidang tanah dengan luas tanah 3.582 m2 di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
25. Sebidang tanah dengan luas tanah 1.038 m2 yang terletak di Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
26. Sebidang tanah dengan luas tanah 18.466 m2 yang terletak di Kelurahan Mlajah, Kecamatan Bangkalan.
27. Sebidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 68 m2 di Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
28. Sebidang tanah dan bangunan dengan luas tanah 794 m2 di Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jaksel.
29. Sebidang tanah dengan luas tanah 201 m2 yang terletak di Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara.
30. Sebidang tanah dengan luas tanah 112 m2 di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jaktim.

31. Sebidang tanah dengan luas tanah 49 m2 di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jaktim.
32. Sebidang tanah dengan luas tanah 115 m2 di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jaktim.
33. Sebidang tanah dengan luas tanah 177 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat
Jati, Jaktim.
34. Sebidang tanah dengan luas tanah 400 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.
35. Sebidang tanah dengan luas tanah 1216 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.
36. Sebidang tanah dengan luas tanah 1249 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.
37. Sebidang tanah dengan luas tanah 19 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.
38. Sebidang tanah dengan luas tanah 983 m2 yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati.
39. Sebidang tanah dengan luas tanah 288 m2 beserta bangunan yang berdiri di atasnya yang terletak di Desa / Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
40. Sebidang tanah dengan luas tanah 286 m2 beserta bangunan yang berdiri di atasnya yang terletak di Desa / Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

41. Sebidang tanah dengan luas tanah 947 m2 yang terletak di Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Bangkalan.
42. Satu unit bangunan Rumah berikut tanahnya yang terletak di Komplek Perumahan Graha Famili Tipe Akasia Kav.W-007 Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung Kota Surabaya.
43. Sebidang tanah dengan luas tanah 5702 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
44. Sebidang tanah dengan luas tanah 503 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten
Bangkalan.
45. Sebidang tanah dengan luas tanah 1738 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
46. Sebidang tanah dengan luas tanah 2764 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
47. Sebidang tanah dengan luas tanah 2693 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
48. Sebidang tanah dengan luas tanah 2614 m2 yang terletak di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
49. Sebidang tanah dengan luas tanah 1259 m2 yang terletak di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.
50. Sebidang tanah dengan luas tanah 3010 m2 yang terletak di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.

51. Sebidang tanah dengan luas tanah 5333 m2 yang terletak di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.
52. Sebidang tanah dengan luas tanah 2269 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
53. Sebidang tanah dengan luas tanah 2978m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
54. Sebidang tanah dengan luas tanah 2095 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
55. Sebidang tanah dengan luas tanah 1539 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
56. Sebidang tanah dengan luas tanah 3245 m2 yang terletak di Desa Ba'Engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
57. Sebidang tanah dengan luas tanah 1663 m2 yang terletak di Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
58. Sebidang tanah dengan luas tanah 1725 m2 yang terletak di Desa Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
58. Sebidang tanah dengan luas tanah 15.740 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
60. Sebidang tanah dengan luas tanah 10.000 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

61. Sebidang tanah dengan luas tanah 190 m2 yang terletak di Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
62. Sebidang tanah dengan luas tanah 664 m2 yang terletak di Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
63. Sebidang tanah dengan luas tanah 2472 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Pangpong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
64. Sebidang tanah dengan luas tanah 1875 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Bangkalan.
65. Sebidang tanah dengan luas tanah 8.480 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
66. Sebidang tanah dengan luas tanah 1566 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
67. Sebidang tanah dengan luas tanah748 m2 yang terletak di Desa Mlajah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
68. Sebidang tanah dengan luas tanah 7251 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
69. Sebidang tanah dengan luas tanah 1704 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
70. Sebidang tanah dengan luas tanah 3057 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.

Baca juga: Detik-detik Eks Bupati Bangkalan Fuad Amin Embuskan Napas Terakhir

71. Sebidang tanah dengan luas tanah 739 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
72. Sebidang tanah dengan luas tanah 3764 m2 yang terletak di Desa/Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
73. Sebidang tanah dengan luas tanah 1652 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
74. Sebidang tanah dengan luas tanah 6059 m2 yang terletak di Desa / Kelurahan Petapan, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan
75. Sebidang tanah dengan luas tanah 46 m2 di Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya
76. Sebidang tanah dengan luas tanah 399 m2 yang terletak di Perumahan Kubu Pratama Indah Jalan Imam Bonjol Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Denpasar.
77. Sebidang tanah dengan luas tanah 430 m2 yang terletak di Perumahan Kubu Pratama Indah Jalan Imam
Bonjol Desa Pemecutan Klod, Denpasar.
78. Sebidang tanah dengan luas tanah 56 m2 yang terletak di Kelurahan Dukuh Pakis Kecamatan Dukuh
Pakis, Kota Surabaya.
79. Sebidang tanah dengan luas tanah 5892 m2 beserta bangunan yang berdiri di atasnya yang terletak di Desa / Kelurahan Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan.
80. Sebidang tanah dengan luas tanah 14.170 m2 yang terletak di Kelurahan Mlajah,Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

81. Sebidang tanah dengan luas tanah 1.088 m2 yang terletak di Desa Sembilangan, Kecamatan Bangkalan.
82. Sebidang tanah dengan luas tanah 548 m2 yang terletak di Desa Mertajasah, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

PROPERTI

82. Satu unit apartemen di Apartemen Sudirman Park, Tower Bougenville, lantai 32 Unit CC di Jalan KH Mas Mansyur, Jakpus.
83. Satu unit Apartemen Sudirman Park, Tower Amarilis Lantai 31, Nomor Unit CF di Jalan KH Mas Mansyur Kav. 35 Jakpus.
84. Satu unit bangunan Rumah Susun Sudirman Park Tower Bougenville Lantai 21 Unit BJ terletak di Jalan KH. Mas Mansyur Kav. 35 Jakpus.
85. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No.tower B, Lantai 03, No.Unit 01, yang terletak di Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya
86. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No.tower B, Lantai 03, No.Unit 07, yang terletak di Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya.
87. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No. Tower E, Lantai 12, No.Unit 02, yang terletak di Grande Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya.
88. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 2 Tower Gardena Lantai 03 Unit GA terletak di Jalan Tanjung Duren Raya, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat.
89. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 2 Jakarta Barat.
90. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 2 Tower Helliconia Lantai 31 Unit HM yang terletak di Jalan Tanjung Duren Raya, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat.

91. Satu unit bangunan Rumah Susun Mediterania Garden Residences 1 Tower Dahlia Lantai 17 Unit H/F yang terletak di Jalan Tanjung Duren.
92. Satu unit apartemen Tower Jasmine Lantai 21 Unit JE, Mediterania Garden Residences.
93. Satu unit Rumah Susun Condominium Regency Unit 1804, Surabaya.
94. Satu unit Rumah Susun / Apartemen Waterplace Residence di Jalan Pakuwon Indah Surabaya.
95. Satu unit Apartemen atau Rumah Susun di lantai 32 Blok Nomor BE Denpasar Residence, Kuningan City, Jaksel.
96. Satu unit Apartemen atau Rumah Susun Sahid Sudirman Residence, lantai 36, Unit Z, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Pusat
97. Dua unit Apartemen/Rumah Susun Ciputra World VIA dengan Nomor Unit 1203 dan 1205, Apartemen Ciputra World, Jaksel.

KENDARAAN

98. Satu unit kendaraan beroda empat Toyota Alphard
99. Satu unit kendaraan beroda empat Toyota Camry
100. Satu unit kendaraan beroda empat Suzuki Swift
101. Satu unit kendaraan beroda empat Toyota Kijang Innova berwarna abu-abu metalik
102. Satu unit motor Kawasaki Ninja.
103. Satu unit Honda Mobilio.
104. Satu unit kendaraan beroda empat brand Honda ODYSSEY.
105. Satu unit Hyundai H1
106. Satu unit Toyota Lancer.
107. Satu unit Alphard.
108. Satu unit Toyota Innova.
109. Satu Toyota Type Innova V XS43
110. Satu unit Honda Civic.
111. Satu unit Avanza Veloz.
112. Satu unit Toyota NAV1.

SURAT BERHARGA

113. Sebanyak 8,6 juta unit Reksa Dana.
114. Sebanyak 5 ribu unit Sukuk Negara Ritel Seri SR006.

UANG CASH DAN UANG CASH DARI REKENING YANG DIBLOKIR

114. Uang cash Rp 4,2 miliar.
115. Uang cash Rp 1,8 miliar.
116. Uang cash Rp 819 juta.
116. Uang cash Rp 73 juta.
117. Uang cash Rp 1,6 miliar.
118. Uang cash Rp 1,3 miliar.
119. Uang cash Rp 2 miliar.
120. Uang cash Rp 2,2 miliar.

121. Uang cash Rp 65 miliar
122. Uang cash Rp 10,1 miliar.
123. Uang cash Rp 4 miliar.
124. Uang cash Rp 20 miliar.
125. Uang cash Rp 5,9 miliar.
126. Uang Rp 7 miliar.
127. Uang Rp 1,1 miliar.
128. Uang Rp 15 miliar.
129. Uang Rp 3,4 miliar.
130. Uang Rp 843 juta.

131. Uang Rp 207 juta.
132. Uang Rp 5,1 miliar.
133. Uang Rp 722 juta.
134. Uang Rp 2 miliar.
135. Uang Rp 4 miliar.
136. Uang Rp 3,5 miliar.
137. Uang Rp 3,1 miliar.
138. Uang Rp 42 miliar.
139. Uang Rp 5,9 miliar.
140. Uang Rp 184 juta.


Simak Video "Eks Bupati Bangkalan Embuskan Napas Terakhir"

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com
Read More

Saturday, August 24, 2019

Penari Jaranan Jathilan 2019 Tampil Memukau Di Lereng Bromo

Penari Jaranan Jathilan 2019 Tampil Memukau di Lereng BromoFoto: M Rofiq

Probolinggo -Sebanyak 200 penari jaranan khas Jawa dari banyak sekali kawasan tampil dalam gelaran "Jathilan 2019', di areal perbukitan Gunung Bromo, Sabtu (24/8/2019)

Acara yang dihelat di panggung Amfiteather, Jiwa Jawa Resort, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, ini menjadi hiburan bagi wisatawan lokal dan mancangera.

Meski suhu dingin, namun antusiasme penonton cukup tinggi dalam menyaksikan Jathilan. Areal tribun penonton yang biasanya diisi para penikmat musik Jazz, namun kali ini malah diisi para pecinta Jathilan.

Camat Sukapura, Bambang Heriwahjudi mengatakan, ada sekitar 74 kesenian jaranan yang ditampilkan pada Jathilan kali ini. Mereka merupakan para pelajar Kecamatan Sukapura.

Selain itu, ada 124 akseptor lainnya berasal dari Kabupaten Temanggung dan Sleman. Menurut Bambang, rencananya pagelaran kesenian Jathilan akan digelar setiap bulan supaya kesenian, budaya Indonesia lebih dikenal dan go Internasional.


"Semoga adanya pagelaran Jathilan ini, kesenian jaranan khas Tengger Bromo, sanggup menjadi wadah pelestarian kesenian jaranan," terang Heriwahyudi.

Sementara Bupati Probolinggo, Puput Tanriana Sari berharap, adanya kesenian Jathilan sanggup meningkatkan kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo, serta mendukung promosi wisata Wonderful Indonesia.

Sehingga sanggup meningkatkan perekonomian Kabupaten Probolinggo, utamanya kesejahteraan warga Suku Tengger lereng Gunung Bromo.

"Semoga kesenian Jathilan, sanggup diagendakan setiap bulannya. Di mana nantinya, sanggup menunjang promo wisata pemerintah, dengan jargon Wonderful Indonesia" tegas Tantriana.

Secara terpisah Linggih Dwi, salah satu akseptor jaranan asal Yogyakarta mengaku, latihan sudah jauh-jauh hari dilakukan supaya sanggup tampil maksimal. Namun alasannya suhu di lereng Bromo cukup dingin, ia bersama rekannya perlu pembiasaan lagi.

"Latihan 3 ahad sebelum tampil di Jathilan Bromo, alasannya cuaca hirau taacuh tim perlu penyesuaian, namun sangat puas sanggup tampil maksimal di program ini,"ungkap Linggih.

Sumber detik.com
Read More

Monday, August 19, 2019

Copet Merajalela Di Stadion Kanjuruhan, Ini Langkah Panpel Arema

Copet Merajalela di Stadion Kanjuruhan, Ini Langkah Panpel AremaFoto: Muhammad Aminudin
Malang -Kericuhan yang terjadi di tribun ekonomi Stadion Kanjuruhan, belakangan diketahui sebab ulah copet. Panpel Arema mengultimatum copet sebagai musuh bersama. Strategi pengamanan dirancang dengan melibatkan polisi beserta dedengkot Aremania.

Panpel Arema FC Abdul Haris menyatakan dikala tabrak terakhir Arema FC menjamu Persebaya, beberapa suporter menjadi korban salah sasaran. Karena dianggap pencopet, padahal mereka yaitu korbannya.

"Seperti kejadian tabrak terakhir, salah satu suporter asal Tirtoyudo, jadi bulan-bulanan, sebab dianggap copet. Padahal, justru korban copet itu sendiri, sehabis diteriaki copet. Sempat dirawat di rumah sakit dan sekarang sudah pulang untuk menjalani rawat jalan," ujar Haris ditemui detikcom di kantornya, Senin (19/8/2019).

Haris mengungkapkan, pihaknya akan menggandeng abdnegara keamanan beserta Aremania, untuk meminimalisir kejadian serupa terulang kembali.

Sekaligus memperlihatkan keamanan dan kenyamanan bagi penonton dikala menyaksikan pertandingan di Stadion Kanjuruhan.

"Kita akan koordinasi dengan abdnegara keamanan dan juga rekan-rekan Aremania, untuk meminimalisir ruang gerak copet di tribun penonton. Agar dapat memperlihatkan safety dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung," tuturnya.


Bentuk pengamanan, lanjut Haris, tengah dirancang sebaik mungkin. Tentunya melangkah pada sistem pengamanan tertutup dan perlindungan dini di pintu masuk stadion.

"Mungkin sistemnya pam tertutup, dan juga memperketat penjagaan di pintu masuk. Copet beraksi dengan berkelompok antara 11 hingga 15 orang, biasanya mereka mulai melaksanakan agresi di pintu masuk," jelas Haris.

Dia menegaskan, kalau copet sekarang menjadi musuh bersama. Aksi mereka perlu diberantas, biar tak menghipnotis musim penonton tiba ke Kanjuruhan.

"Kita sudah sepakat, copet jadi musuh bersama. Aksi mereka harus diberantas dengan melibatkan abdnegara keamanan dan rekan-rekan Aremania," tandasnya.

Dikatakan, kericuhan terjadi di tribun penonton. Terkadang berawal dari ulah copet, sebagian besar penonton yang menjadi korban copet justru menjadi target pemukulan.

"Karena copet beraksi secara berkelompok. Kadang ketika ada tabrakan antar suporter, mereka memanfaatkan untuk beraksi. Ini harus diberantas, biar dapat mengembalikan musim penonton ke Kanjuruhan," ucapnya.

Saat tabrak Arema FC menjamu Persebaya, Kamis (15/8/2019) kemudian terpantau beberapa orang harus dievakuasi dari tribun ekonomi. Mereka sebelumnya terlihat menjadi target pemukulan suporter, sebab diduga copet. Belakangan beberapa korban justru menjadi target pemukulan suporter lain, sebab diteriaki copet.



Tonton video Ricuh Suporter di Laga PSS Sleman Vs Arema FC:

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com
Read More

Wednesday, August 14, 2019

Ulama Di Blitar Meninggal Tertabrak Sapi Kurban, Pcnu Kehilangan Muharrik

Ulama di Blitar Meninggal Tertabrak Sapi Kurban, PCNU Kehilangan MuharrikKarangan bunga dari Bupati Blitar di rumah sedih (Foto: Erliana Riady/File)

Blitar -Suasana sedih menyelimuti seluruh jamaah Nahdlatul Ulama Blitar. Meninggalnya Ketua MWC NU Selopuro Kiai Sureki jawaban tertabrak sapi kurban menciptakan prihatin kaum Nahdliyin. Mereka sangat kehilangan seorang penggagas atau muharrik yang berdedikasi tinggi.

Ketua PCNU Kabupaten Blitar KH Masdain Rifai Ahyat mengungkapkan rasa kehilangan mendalam. Bagi Kiai Masdain, Kiai Sureki ialah sahabat yang tak tergantikan. Kebaikan almarhum dilakukan dengan tulus dan ikhlas.

"Kami sudah usang bersahabat. Almarhum itu betul-betul mengabdi dengan nrimo dan ringan. Dibutuhkan siapapun dan kapanpun, selalu siap," kata Kiai Dain dihubungi detikcom, Rabu (14/8/2019).

Kabar meninggalnya Kiai Sureki, bagi warga NU Blitar ibarat kehilangan seorang penggagas atau muharrik. Kiprah almarhum dikenal selalu memberi solusi setiap persoalan di masyarakat maupun organisasi. Serta kepedulian almarhum yang tinggi pada pengkaderan NU menciptakan almarhum menerima gelar muharrik atau penggagas NU.


"Itulah kelebihan almarhum. Menggapai dan membangun kebersamaan untuk kemajuan bersama. Beliau aktif dan berpikir obyektif. Makanya, kami beri gelar almarhum ini muharrik NU Blitar," ungkapnya.

Terkait peristiwa alam tertabraknya Kiai Sureki sampai meninggal, Kiai Dain tak sanggup banyak memberi tanggapan.

"Saya ndak sanggup berpikir lain-lain ya. Semua peristiwa itu sudah ada yang merancang. Jadi, tidak sanggup terlalu kita risaukan. Yang jelas, kami tata kembali agar peristiwa ibarat itu tidak terulang," tandasnya.

Kiai Sureki merupakan Ketua MWC NU Selopuro. Almarhum dikabarkan meninggal, sehabis tertabrak sapi kurban yang terlepas dan lari kencang. Musibah itu terjadi di Masjid Miftahul Jannah Wlingi, Minggu (11/8/2019).

Kiai Sureki mengalami luka parah di kepala bab kiri belakang. Senin (12/8/2019) korban sempat dirawat dan menjalani operasi. Namun kondisinya koma. Selasa malam sekitar pukul 19.55 wib, Kiai Sureki meninggal dunia.


Ribuan Nahdliyin tiba ke rumah sedih pagi tadi. Informasi yang dihimpun detikcom, semua pimpinan NU di tiap kecamatan di Kabupaten Blitar juga melayat. Bahkan, Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah, juga nampak hadir di antara para pelayat.

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta ini memimpin doa, sebelum mayit Kiai Sureki diberangkatkan ke TPU terdekat di Desa Mronjo Kecamatan Selopuro.

Sumber detik.com
Read More

1.749 Personel Adonan Amankan Duel Arema Vs Persebaya

1.749 Personel Gabungan Amankan Duel Arema Vs PersebayaFoto: Muhammad Aminudin/detikcom

Malang -Sebanyak 1.749 personel keamanan diterjunkan untuk mengamankan derby Jawa Timur, yang mempertemukan Arema Fc vs Persebaya. Laga itu dihelat di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (15/8/2019) sore.

Ribuan personel yang diturunkan, yang merupakan adonan dari bermacam-macam unsur, mulai Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, perwakilan Aremania, sampai sekuriti internal panitia pertandingan.

Jumlah personel pengamanan ini lebih besar dibandingkan dengan pada laga-laga sebelumnya, bahkan ketika Arema Fc menjamu Persib Bandung, Selasa (30/7/2019). Dalam berkelahi tersebut, personel yang diturunkan sebanyak 1.300 orang.

Rapat koordinasi merancang pengamanan derby klasik Liga 1 2019 itu digelar di Mapolres Malang. Sebelumnya, Polisi Republik Indonesia mengeluarkan izin pertandingan di berkelahi penuh gengsi itu.

Kabag Ops Polres Malang Kompol Sunardi Riyono menuturkan pengamanan mengarah pada standard operating procedure (SOP) untuk berkelahi big match, yang bakal menyedot demam isu besar penonton itu.

"Segala sesuatu yang berpotensi adanya kerawanan kita lakukan antisipasi. Pemetaan pengamanan dengan menyebar personel di titik yang ditugaskan. Tentunya pengamanan pertandingan nanti mengacu pada SOP," jelas Sunardi kepada wartawan, Rabu (14/8/2019).

Pihaknya berharap pertandingan berjalan lancar dan aman. Tidak ada agresi sweeping yang justru akan membawa kerugian bagi masyarakat.

Selain itu, suporter tuan rumah turut diminta berpartisipasi menjaga keamanan selama berada di dalam maupun luar stadion. "Mohon tidak ada sweeping, dan kami yakin. Rekan-rekan Aremania memahami dan tidak melaksanakan itu," tegasnya.

Sunardi menambahkan langkah menunjukkan kenyamanan dan garansi keamanan bagi tim tamu menjadi prioritas. Nantinya empat kendaraan rantis disiapkan untuk membawa tim tamu menuju atau meninggalkan Stadion Kanjuruhan.

Tetapi, kata Sunardi, langkah pengamanan maksimal tersebut berjalan melihat kondisi di lapangan. "Selain kendaraan rantis, kami menyiapkan bus bagi tim tamu. Semua berjalan dengan melihat kondisi di lapangan," jelas mantan Kasat Reskrim Polres Malang ini.



Tonton video ketika Ricuh Suporter di Laga PSS Sleman Vs Arema FC:

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com
Read More

Tuesday, July 23, 2019

Ini Alasan Guru Ekskul Di Surabaya Sodomi 15 Siswa

Ini Alasan Guru Ekskul di Surabaya Sodomi 15 SiswaFoto: Hilda Meilisa Rinanda

Surabaya -Guru ekstrakurikuler pramuka, MM (30) yang mengajar di 5 Sekolah Menengah Pertama dan 1 SD di Surabaya melaksanakan pencabulan dan sodomi kepada 15 murid laki-lakinya. MM melaksanakan hal ini demi kepuasan semata.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda AKBP Festo Ari Permana menyampaikan dikala diinterogasi polisi, MM mengaku aksinya ini hanya untuk kepuasan. Selain itu, MM menyebut dirinya juga korban pencabulan dikala kecil.

"Dia merasa puas melihat menyerupai itu, ia juga mengaku pernah diperlakukan menyerupai itu," kata Festo di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (23/7/2019).

Kendati untuk kepuasan, MM menegaskan dirinya tak pernah mengabadikan agresi pencabulan ini.


"Nggak (divideo)," ungkapnya singkat.

Saat melaksanakan agresi bejatnya, MM mengajak satu tim atau regu untuk ke rumahnya. Satu tim yang terdiri dari beberapa anak ini pun lalu dicabuli dan disodomi.

Sebelumnya, kasus ini terbongkar dari laporan tiga orang bau tanah korban. Polisi balasannya melaksanakan penyelidikan dan menemukan 11 korban siswa pramuka dan seorang tetangga MM. Jumlah korban pencabulan ini 15 anak.

Polisi pun menyita barang bukti beberapa sertifikat kelahiran siswa, vapor dan handphone milik pelaku. Sedangkan pelaku dijerat Pasal 80 atau 82 UU RI No 17 tahun 2016 ihwal perubahan UU RI No 35 tahun 2014 ihwal perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 ihwal derma anak.


Ancaman hukumannya pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling usang 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Sedangkan dalam tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang memiliki korelasi keluarga, pengasuh anak, pendidik, tenaga kependidikan, pegawapemerintah yang menangani derma anak, atau dilakukan oleh lebih dari satu orang secara bersama-sama, pidananya ditambah sepertiga dari bahaya pidana.


Seorang Guru Agama Sodomi 25 Muridnya:

[Gambas:Video 20detik]





Sumber detik.com
Read More