Suplai air higienis ke wilayah dilanda kekeringan/Foto: Ghazali DasuqiSitubondo -Sejumlah kawasan di Situbondo kekurangan air bersih. Sedikitnya ada tiga Kecamatan yang meminta pinjaman pengiriman air higienis ke wilayahnya. Masing-masing, Kecamatan Sumbermalang, Kecamatan Mlandingan, dan Kecamatan Arjasa. BPBD Situbondo pun mulai merespon dan melaksanakan pengiriman air bersih.
"Sementara memang gres tiga Kecamatan yang meminta kiriman air bersih. Akan kita layani dan pengiriman air higienis sudah kita jadwal," kata Plh Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Agus Fauzi kepada detikcom ketika dikonfirmasi, Selasa (23/7/2019).
Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, kekurangan air higienis di tiga Kecamatan, ialah Kecamatan Sumbermalang, Mlandingan, dan Kecamatan Arjasa, sekarang dirasakan oleh ribuan warga. Mereka tersebar di sejumlah dusun di wilayah tiga kecamatan tersebut.
Baca juga: 14 Kabupaten di Jatim Mulai Alami Kekeringan |
Di Kecamatan Sumbermalang, kekurangan air higienis terjadi di Dusun Jambaran Timur dan Jambaran Tengah. Dua dusun itu ditinggali sekitar 940 jiwa warga. Selain itu, kekurangan air higienis juga terjadi di Dusun Trebungan Timur, Dusun Karajan, dan Dusun Barat Ledeng di wilayah Kecamatan Mlandingan.
Sementara di Kecamatan Arjasa, kekurangan air higienis terjadi di empat dusun, ialah Dusun Polai dan Dusun Bendusa di Desa Jatisari serta Dusun Mindi dan Dusun Cobuk di Desa Curahtatal. Terdapat sebanyak 1.153 warga yang tinggal di empat dusun tersebut.
"Kemarin kita sudah distribusi ke Dusun Bandusa sebanyak 5.000 liter. Berikutnya kita akan terus melaksanakan suplai air higienis sesuai dengan kegiatan yang sudah disusun," papar Agus Fauzi.
Menurut Agus Fauzi, sementara ini gres tiga kecamatan tadi yang meminta pengiriman air bersih. Namun beberapa pekan ke depan, beliau memperkirakan seruan pengiriman air higienis akan terus berdatangan dari beberapa kecamatan lain, yang selalu dilanda kekurangan air bersih.
"Dampak kemarau ini biasanya dirasakan pertengahan bulan Agustus atau September nanti. Semua akan kita layani. Karena bagaimana pun air higienis ini menjadi dasar kebutuhan warga," tegas Agus Fauzi.
Sumber detik.com
EmoticonEmoticon