Barang bukti yang diamankan polisi dalam kasus pesta seks (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)Surabaya -Pesta seks bertajuk 'Party Happy Sex' digagas oleh Agus Kusbiantoro (44), seorang guru asal Sambikerep, Surabaya. Agus memanfaatkan media umum twitter untuk menggelar pesta seks yang pada kesannya digerebek polisi ini.
"Pelaku memulai aksinya dengan menyampaikan jasa seks melalui media umum twitter. Akun milik pelaku ini telah berjalan semenjak Maret 2019," ujar Kanit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Mohammad Aldy Sulaiman ketika rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (18/7/2019).
Aldy menyampaikan Agus memang pernah punya akun twitter. Tapi akun twitter eksklusif itu vakum. Sejak bulan Maret Agus menciptakan akun twitter yang kontennya memberi penawaran pesta seks atau twitter.
"Akun itu dibanjiri banyak permintaan," kata Aldy.
Dimulai dari Direct Message (DM), komunikasi kemudian beralih ke WhatsApp. Untuk sebuah acara, Agus lah yang memiliki kendali termasuk di mana program itu akan digelar.
"Sudah empat kali pelaku menggelar pesta seks. Tempatnya di Surabaya dan Pasuruan," tandas Leo.
Polisi menggerebek sebuah pesta seks di sebuah vila di Tretes Pasuruan. Pesta seks itu merupakan pesta pertukaran pasangan atau swinger dengan tajuk 'Party Happy Sex'.
Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti di antaranya uang Rp 700 ribu, handphone, 3 buah pakaian dalam wanita, 3 buah celana dalam wanita, 3 buah celana dalam pria dan kondom. Sementara pasal yang disangkakan kepada tersangka yakni Pasal 296 kitab undang-undang hukum pidana jo Pasal 506 KUHP.
Simak Juga 'Geger Pesta Seks Bertarif Rp 1,5 Juta di Homestay Sleman':
Sumber detik.com
EmoticonEmoticon