Proyek Underpass Kentungan, Sleman. Foto: Ristu Hanafi/detikcomSleman -Komisi C DPRD DIY melaksanakan sidak ke lokasi amblasnya proyek underpass Kentungan, Sleman. Dewan meminta pelaksana proyek tegas dalam menjalankan rekayasa kemudian lintas di jalan jalur lambat sisi kanan-kiri proyek.
"Seharusnya pelaksana proyek tegas dalam menjalankan rekayasa kemudian lintas, komunikasikan dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian juga," kata anggota Komisi C DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai di sela-sela sidak, Kamis (25/7/2019).
Dijelaskannya, sesuai rencana awal, jalur truk tonase besar tidak diizinkan melalui ringroad utara atau melintasi simpang empat Kentungan. Tapi dialihkan melalui jalan ringroad selatan.
Dalam sidak ini, Komisi C menilai ada dugaan berpengaruh kelalaian petugas dalam mengarahkan kemudian lintas di sekitar lokasi proyek.
"Berdasarkan yang disampaikan (dari pelaksana proyek), ya ada sedikitlah (dugaan kelalaian), alasannya ialah yang jaga (pengatur arus lalin) cuma dua orang," sebutnya.
Sekretaris Komisi C DPRD DIY, Gimmy Rusdin Sinaga menambahkan, hasil sidak, pihaknya menilai seharusnya sisi galian dipondasi biar berpengaruh menahan beban di atasnya. Berkaca pada tragedi dua kendaraan yang terguling Selasa (23/7) kemarin, jalan yang dilalui amblas alasannya ialah lapisan tanah di bawahnya ambrol diduga tak berpengaruh menahan beban kendaraan.
"Menurut 'orang pintar', harusnya dipondasi dulu, dikasih talud. Mungkin pelaksana merasa sudah kuat, tapi gak kuat, miring-miring, jatuh," ujarnya.
"Aslinya yang dapat lewat hanya bus Trans Jogja, alhamdulillah tidak ada korban. Tadi kita putuskan tegas dalam rekayasa kemudian lintas, tapi tolong koordinasi dengan pihak terkait, polisi dan Dinas Perhubungan," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, kendaraan beroda empat Land Rover berpelat negara Australia terguling di lubang galian proyek underpass Kentungan. Saat kejadian, kendaraan beroda empat dikendarai oleh pemiliknya warga Australia, Rule Michael John (45) bersama istri dan anaknya, Margie (33) dan Sebastian (1,5). Mereka dalam perjalanan tour Australia-Inggris.
Sesaat sbelumnya, truk nopol H 1427 UI dikemudikan oleh Ahmad Mujahidin (33) lebih dulu terguling ke lubang galian proyek. Truk ketika itu mengangkut 12 kubik kayu. Peristiwa tersebut terjadi Selasa (23/7) sekitar pukul 10.30.
Sumber detik.com
EmoticonEmoticon