Cak Imin dan Daniel Johan (Foto: Istimewa)Jakarta -Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hanya mengajukan nama Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon Ketua MPR 2019-2024. Alasannya, Cak Imin dianggap sudah teruji oleh sejarah.
"PKB hanya mengajukan Cak Imin alasannya yaitu memang dikala ini Cak Imin sebagai kader terbaik sekaligus mewakili NU sebagai penjaga konstitusi," kata Wasekjen PKB Daniel Johan kepada wartawan, Selasa (23/7/2019).
Baca juga: Perebutan Kursi MPR Kian Panas |
Daniel menyampaikan kursi Ketua MPR merupakan keputusan politik bersama. PKB akan menunggu hasil pembahasan dan musyawarah partai koalisi soal posisi itu.
Akan tetapi, Daniel menyebut mereka akan sangat berterima kasih bila PKB menerima akidah menjabat Ketua MPR alasannya yaitu itu merupakan kiprah mulia mengawal dan menegakkan konstitusi. Jika diberi amanah, PKB akan menjaga dan memperkuat konstitusi dengan sebaik-baiknya dan sekuat tenaga.
"Buat PKB, hal ini yaitu bab dari ideologi utama berdirinya PKB, menegakkan dan perkuat Pancasila, NKRI, kebinekaan, dan Undang-Undang Dasar 1945," terang Daniel.
Karena alasan tersebut, Daniel menyatakan PKB mengajukan nama Cak Imin sebagai calon Ketua MPR. Sosok Cak Imin disebut-sebut sudah teruji sejarah jikalau melihat latar belakangnya.
"Cak Imin bersama PKB dan NU sudah teruji oleh sejarah, bahkan semenjak menjadi Wakil Ketua dewan perwakilan rakyat maupun Wakil Ketua MPR dikala ini, sebagai anak ideologisnya Gus Dur dan NU, yang akan mewujudkan harapan kebangsaan Gus Dur, jiwa nasionalisme Cak Imin yang terbuka dan merangkul semua pihak yaitu kekuatan yang diperlukan Indonesia dikala ini, yang menjembatani semua kekuatan masyarakat sehingga bisa menyatukan kembali potensi-potensi terbelahnya masyarakat," tutur Daniel.
Demokrat Ikut Berebut Kursi Ketua MPR:
Sumber detik.com
EmoticonEmoticon