Friday, July 5, 2019

Hari Terakhir Pendaftaran, 6 Sman Di Brebes Masih Kekurangan Murid

Hari Terakhir Pendaftaran, 6 SMAN di Brebes Masih Kekurangan MuridSuasana registrasi online PPDB di SMAN 1 Brebes, Kamis (5/7/2019). Foto: Imam Suripto/detikcom

Brebes -Hingga hari terakhir registrasi siswa gres Sekolah Menengan Atas negeri di Brebes, Jawa Tengah, masih ada sekolah yang kekurangan murid. Dari 17 Sekolah Menengan Atas negeri yang ada di Brebes, jumlah pendaftar di enam sekolah ini belum memenuhi daya tampung.

Data sementara menjelang penutupan PPDB ada pukul 23.59 WIB nanti malam, berikut ini daftar enam Sekolah Menengan Atas yang jumlah pendaftarnya belum memenuhi sasaran daya tampung :

1. Sekolah Menengan Atas Negeri 1 Losari, daya tampung 360 sementara berkas masuk 261;
2. Sekolah Menengan Atas Negeri 1 Bantarkawung, daya tampung 252, berkas masuk 243;
3. Sekolah Menengan Atas Negeri 1 Paguyangan, daya tampung 288, berkas masuk 253;
4. Sekolah Menengan Atas Ngeri 1 Sirampok, daya tampung 216 berkas masuk 206;
5. Sekolah Menengan Atas Negeri 1 Jatibarang, daya tampung 360 berkas masuk 217 dan;
6. Sekolah Menengan Atas Negeri 1 Salem, daya tampung 288 daya tampung 240.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Brebes, Eko Priyono dikala menjelaskan proses registrasi PPDB masih menyisakan beberapa jam lagi. Bagi lulusan Sekolah Menengah Pertama yang akan mendaftar diimbau memanfaatkan sisa waktu yang ada.


"PPDB akan ditutup Jumat malam pukul 23.59 WIB. Data sementara masih ada enam Sekolah Menengan Atas yang belum terpenuhi daya tampungnya, jadi masih dapat melaksanakan registrasi bagi yang sudah melaksanakan verifikasi data dan sudah mendapat token," ujar Eko Priyono dikala dihubungi wartawan, Jumat (5/7/2019).

Eko menjelaskan beberapa faktor jadi penyebab di balik kondisi ini. Antara lain, lulusan Sekolah Menengah Pertama tersebut sudah terlebih dulu mendaftar di Sekolah Menengah kejuruan yang proses PPDBnya dimulai lebih awal.


Selain itu, calon siswa tidak mengikuti proses verifikasi alasannya ialah kurangnya informasi. Sehingga tidak dapat mendaftar secara online.

"Karena mereka terlambat mengikuti tahapan PPDB, banyak yang alhasil mendaftar di Sekolah Menengan Atas swasta," pungkasnya.

Simak Video "Pendaftar PPDB di Makassar Membeludak, 10 SMPN Baru Didirikan"
[Gambas:Video 20detik]


Sumber detik.com


EmoticonEmoticon